SOLOBALAPAN.COM — Kekalahan 0-2 dari Persela Lamongan pada laga perdana Pegadaian Championship 2026/2027 menyisakan evaluasi mendalam bagi Persis Solo.
Selain gagal mengamankan poin, performa Laskar Sambernyawa disorot tajam karena skema permainan yang tidak berjalan optimal di lapangan.
Pelatih Kepala Persis Solo, Ricky Nelson, blak-blakan mengakui adanya kendala taktikal mendasar yang membuat pola permainan anak-asuhnya berantakan pada paruh pertama.
Bahkan, juru taktik berlisensi AFC Pro tersebut menyebut ada empat hingga lima pemain yang tidak menjalankan skema taktik sesuai instruksi tim pelatih.
"Memang ada kesalahan taktikal di awal babak pertama. Ada sekitar empat sampai lima pemain yang tidak berjalan sesuai rencana," aku Ricky usai memimpin latihan tim pada Kamis (17/9/2026) sore.
Ricky mengaku sebenarnya sudah menyadari kemacetan taktik tersebut sejak pertengahan babak pertama saat Persis terus dikurung Persela. Namun, ia terpaksa menahan diri untuk tidak langsung melakukan pergantian pemain cepat demi menjaga kuota slot instruksi di babak kedua.
"Saya sebenarnya sudah melihat ada masalah dan kami terus tertekan. Namun, saya tidak bisa langsung mengganti karena takut kehabisan slot pergantian pemain di akhir pertandingan," lanjutnya.
Gelandang Kreatif Absen, Suplai Bola ke Henry Doumbia Tersendat
Selain persoalan kedisiplinan taktis, absennya sosok gelandang kreatif di lini tengah Persis Solo membuat alur bola menjadi tidak tersusun rapi.
Laskar Sambernyawa terpaksa memperagakan umpan lambung langsung dari lini belakang (direct ball) ke depan.
Kondisi tersebut membuat penyerang asing asal Pantai Gading, Henry Doumbia, terisolasi di lini depan dan kesulitan mendapatkan suplai bola matang di dalam kotak penalti.
"Ketiadaan gelandang kemarin memang mengharuskan kita berganti strategi dan itu sedikit memengaruhi tim. Namun dalam latihan hari ini, kami sudah menemukan solusinya," jelas pelatih berusia 45 tahun tersebut.
Bakal Rombak Strategi Jelang Jamu PSBS Biak di Stadion Manahan
Laskar Sambernyawa kini memfokuskan pembenahan total jelang laga kandang perdana menjamu PSBS Biak di Stadion Manahan pada Minggu (20/9/2026) mendatang.
Ricky menegaskan bakal merombak komposisi serta pendekatan strategi agar kesalahan memalukan di Lamongan tidak terulang di hadapan ribuan Pasoepati.
"Kalau strategi tidak jalan di pertandingan pertama, pasti di pertandingan kedua kita akan sangat memperbaikinya. Ini momentum bagi kami untuk merespons kekalahan dan mengamankan kemenangan pertama," pungkas Ricky. (jalu/dam)
Editor : Damianus BramSumber : Solo Balapan