Berita Utama Solo Raya Entertainment Lifestyle Sport Kesehatan Ekonomi Teknologi Otomotif Sriwedaren Wisata dan Kuliner Persis Solo Sepak Bola

Gagal Selamatkan Laskar Sambernyawa, Gelandang Asing Persis Solo Tulis Pesan Khusus untuk Suporter

Hernindya Jalu Aditya Mahardika • Jumat, 29 Mei 2026 | 17:37 WIB
Andrei Alba menilai Liga Indonesia lebih kompetitif dibanding India karena pembinaan pemain lokal yang lebih baik.
Andrei Alba menilai Liga Indonesia lebih kompetitif dibanding India karena pembinaan pemain lokal yang lebih baik.

SOLOBALAPAN, SOLO — Terdegradasinya Persis Solo ke kompetisi Liga 2 menyisakan luka dan kekecewaan mendalam bagi banyak pihak.

Tidak hanya menyayat hati para suporter fanatiknya, rasa penyesalan yang besar juga turut dirasakan oleh para punggawa Laskar Sambernyawa, salah satunya adalah sang gelandang asing, Andrei Alba.

Melalui pesan khusus yang ditujukan kepada para pendukung setia Persis, pemain yang menjadi andalan di lini tengah pada putaran kedua Super League musim 2025/2026 ini mengungkapkan permintaan maaf atas hasil pahit yang harus ditelan tim di akhir musim.

Penyesalan dan Apresiasi Penuh untuk Suporter

Menurut Alba, seluruh elemen di dalam tim sebenarnya telah berjuang keras dan mengupayakan segala cara untuk keluar dari rentetan hasil buruk sepanjang bergulirnya kompetisi. Namun sayang, realitas di lapangan berkata lain.

Baca Juga: Persis Solo Turun Kasta, Regulasi 3 Pemain Asing Bikin Skuad Laskar Sambernyawa Pusing

“Kami sangat menyesal tidak berhasil mengubah akhir cerita ini,” sesal Andrei Alba kepada Jawa Pos Radar Solo, Rabu (27/5/2026).

Di balik penyesalannya, pemain asal Brasil ini tidak lupa memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada para suporter (Persis Fans) yang tetap berdiri di belakang tim meskipun performa Laskar Sambernyawa terus merosot.

Ia mengaku sangat merasakan besarnya cinta dan loyalitas masyarakat Kota Bengawan yang senantiasa hadir memberikan dukungan tanpa henti, baik di laga kandang maupun tandang.

“Saya mengucapkan terima kasih dari hati atas semua dukungan dan kasih sayang yang diberikan,” lanjut Alba dengan penuh haru. Dukungan tersebut diakuinya menjadi energi krusial bagi tim dalam menghadapi tekanan berat di setiap pertandingan.

Musim Berat dan Harapan Kebangkitan Laskar Sambernyawa

Musim 2025/2026 memang menjadi periode yang sangat kelam bagi Persis Solo.

Meskipun manajemen sempat melakukan perombakan besar-besaran pada bursa transfer paruh musim—termasuk mendatangkan amunisi asing baru seperti Andrei Alba—Persis tetap gagal merangkak keluar dari jurang degradasi hingga peluit akhir kompetisi dibunyikan.

Hasil pahit ini sekaligus memaksa Persis untuk mengakhiri perjalanannya di kasta tertinggi sepak bola nasional dan turun kasta ke Liga 2 pada musim depan.

Meski demikian, Andrei Alba menaruh harapan besar agar keterpurukan ini tidak berlangsung lama.

Ia sangat meyakini bahwa klub sebesar Persis Solo memiliki sejarah panjang dan basis suporter masif yang menjadikannya sangat layak untuk terus berada di level teratas.

“Saya berharap Persis bisa kembali ke puncak secepat mungkin, karena di sanalah tempat yang seharusnya untuk mereka,” pungkasnya penuh ketegasan.

(did)

Editor : Didi Agung Eko Purnomo
#suporter #persis solo #laskar sambernyawa