SOLO, SOLOBALAPAN.COM – Persis Solo akhirnya mendapat angin segar setelah dua laga kandang sebelumnya digelar tanpa penonton akibat sanksi disiplin.
Pada pertandingan melawan Persebaya Surabaya dalam lanjutan Super League Indonesia pekan ke-32 di Stadion Manahan, Sabtu (9/5/2026) malam, suporter kembali diizinkan hadir memberikan dukungan langsung kepada Laskar Sambernyawa.
Namun, kehadiran penonton tetap dibatasi dengan sejumlah aturan ketat dari manajemen Persis Solo dan pihak keamanan.
Baca Juga: Sempat Dirawat Lima Hari, Tersangka Korupsi PKL Karanganyar Dipindah ke Rutan Solo
Salah satu aturan utama yakni penutupan tribun utara dan tribun selatan Stadion Manahan. Penonton hanya diperbolehkan menempati tribun timur serta tribun VIP sisi barat.
Kebijakan tersebut merupakan bagian dari sanksi disiplin yang masih dijalani Persis Solo dari Komite Disiplin operator liga. Dampaknya, kapasitas stadion menjadi lebih terbatas dibanding pertandingan kandang biasanya.
Media Officer Persis Solo, Bryan Barcelona, membenarkan adanya pembatasan tersebut. Ia menyebut aturan diterapkan demi menjaga keamanan dan kelancaran pertandingan.
“Untuk pertandingan melawan Persebaya, suporter tidak diperkenankan membawa atribut. Selain itu, tribun utara dan tribun selatan akan ditutup,” ujar Bryan, Jumat (8/5/2026).
Tak hanya itu, penonton yang hadir juga diwajibkan berasal dari wilayah Solo Raya. Kebijakan ini diterapkan untuk mengantisipasi kehadiran suporter tim tamu di Stadion Manahan.
Aturan tersebut mengacu pada surat resmi bernomor 0112/SH/PSS/V/2026 yang dikirim manajemen Persis Solo kepada manajemen Persebaya Surabaya.
Dalam surat tersebut dijelaskan bahwa Persis masih menjalani sanksi disiplin terkait pertandingan kandang sehingga kapasitas tribun dibatasi. Selain itu, larangan kehadiran suporter tim tamu juga mengacu pada regulasi Super League selama kompetisi berlangsung.
Menariknya, seluruh penonton juga dianjurkan mengenakan pakaian batik selama pertandingan berlangsung sebagai pengganti atribut klub yang dilarang dibawa ke stadion.
Anjuran itu tidak hanya berlaku bagi penonton, tetapi juga tenant UMKM yang berjualan di area stadion. Informasi tersebut sebelumnya juga telah diumumkan melalui akun resmi klub.
“Betul, penonton dianjurkan memakai batik. Untuk domisili, diperuntukkan bagi warga Solo Raya,” tambah Bryan.
Berdasarkan aturan tersebut, pihak keamanan akan melakukan pemeriksaan ketat terhadap seluruh penonton yang hadir. Penonton yang terindikasi sebagai suporter tim tamu atau menggunakan atribut tertentu dipastikan akan ditolak masuk ke area stadion.
Laga Persis Solo kontra Persebaya diprediksi berlangsung panas dan penuh tensi. Selain sarat rivalitas, pertandingan ini juga sangat penting bagi Persis Solo yang tengah berjuang keluar dari zona degradasi Super League 2025/2026. (hj/an)
Editor : Andi Aris Widiyanto