Berita Utama Solo Raya Entertainment Lifestyle Sport Kesehatan Ekonomi Teknologi Otomotif Sriwedaren Wisata dan Kuliner Persis Solo Sepak Bola

Ketegangan di Bench Persis Solo, Pelatih Milo Sebut Kendala Bahasa Jadi Pemicu Debat dengan Dimitri Lima, Sudah Damai?

Hernindya Jalu Aditya Mahardika • Rabu, 22 April 2026 | 16:16 WIB
 Milomir Seslija pelatih Persis Solo.
Milomir Seslija pelatih Persis Solo.

SOLOBALAPAN, MALANG — Kekalahan Persis Solo dari Arema FC di Stadion Kanjuruhan pada Sabtu (18/4/2026) menyisakan cerita panas di luar lapangan.

Sorotan publik tertuju pada momen ketegangan antara kepala pelatih Milomir Seslija dengan gelandang asingnya, Dimitri Lima, yang sempat tertangkap kamera bersitegang di area bench.

Insiden tersebut bermula ketika Dimitri Lima yang masuk sebagai pemain pengganti di babak kedua justru ditarik keluar kembali pada menit ke-80.

Sebelum digantikan oleh Yabes Roni, pemain asal Brasil itu terlihat terlibat perdebatan sengit dengan Milo, sapaan akrab sang pelatih, yang memicu kekhawatiran publik akan adanya keretakan di internal tim.

Baca Juga: Tribun Utara-Selatan Manahan Ditutup? Pasoepati Siapkan Strategi Khusus Kawal Laga Kandang Persis Solo

Kendala Bahasa Inggris Jadi Pemicu

Menanggapi polemik yang berkembang, Milomir Seslija menegaskan bahwa kejadian tersebut murni karena masalah komunikasi.

Pelatih asal Bosnia ini menjelaskan bahwa Dimitri Lima belum menguasai bahasa Inggris dengan baik, sehingga instruksi yang diberikan harus dibantu dengan gestur tubuh yang ekspresif.

"Itu hanya kesalahpahaman. Dia tidak terlalu memahami bahasa Inggris, jadi saya mencoba menjelaskan dengan gestur. Dari luar mungkin terlihat seperti ada masalah, tetapi sebenarnya tidak ada apa-apa," jelas Milo kepada Jawa Pos Radar Solo, Selasa (21/4/2026).

Milo juga menyayangkan adanya narasi yang berlebihan terkait momen tersebut. Menurutnya, tensi tinggi di pinggir lapangan adalah hal wajar dalam sepak bola, apalagi tim sedang dalam kondisi tertinggal 0-2 setelah rentetan hasil positif di delapan pertandingan sebelumnya.

Situasi Ruang Ganti Tetap Solid

Meski sempat memanas, persoalan tersebut dipastikan sudah selesai secara kekeluargaan.

Dimitri Lima dilaporkan telah menyampaikan permintaan maaf secara terbuka kepada jajaran pelatih maupun rekan setimnya atas kesalahpahaman yang terjadi di lapangan.

Milo memastikan bahwa keharmonisan tim tetap terjaga demi misi menyelamatkan Laskar Sambernyawa dari ancaman degradasi.

"Dimitri sudah meminta maaf. Kami memiliki suasana yang sangat baik di dalam tim. Kami solid dan bersatu. Dalam lima bulan terakhir, tidak ada masalah apa pun," pungkasnya.

Tantangan Berat Lawan Bhayangkara FC

Persis Solo kini harus segera mengalihkan fokus karena tantangan besar sudah menanti.

Hari ini, Rabu (22/4/2026), Laskar Sambernyawa dijadwalkan menjamu Bhayangkara FC di Stadion Manahan. Laga ini menjadi partai hidup mati mengingat posisi Persis yang masih terjepit di papan bawah.

Persaingan semakin sengit setelah pesaing terdekat seperti Madura United dan Persijap meraih kemenangan.

Persis dituntut waspada, terutama terhadap pergerakan mantan bintang mereka, Moussa Sidibe, yang kini menjadi mesin serangan andalan Bhayangkara FC.

Kemenangan di Manahan menjadi harga mati jika ingin tetap bertahan di Super League musim depan.

(did)

Editor : Didi Agung Eko Purnomo
#milo #Dimitri Lima #persis solo