Berita Utama Solo Raya Entertainment Lifestyle Sport Kesehatan Ekonomi Teknologi Otomotif Sriwedaren Wisata dan Kuliner Persis Solo

Bruno Gomes Menggila! Gol ke Bali United Disetarakan dengan Jebol Benfica

Hernindya Jalu Aditya Mahardika • Jumat, 27 Maret 2026 | 13:21 WIB
Bruno Gomes tampil tajam bersama Persis Solo. (Dok. Persis Solo)
Bruno Gomes tampil tajam bersama Persis Solo. (Dok. Persis Solo)

 

SOLO, SOLOBALAPAN.COM – Jangan lagi anggap remeh Bruno Gomes. Striker asal Brasil itu kini menjelma jadi ancaman nyata di lini depan Persis Solo.

Datang di tengah musim, sempat diragukan—lalu membungkam semua kritik dengan cara paling brutal: gol.

Awalnya tak meyakinkan. Debutnya saat menghadapi PSBS Biak jauh dari kata impresif. Sentuhan kurang bersih, positioning belum matang. Tapi striker haus gol tak butuh waktu lama untuk bangkit.

Baca Juga: Hadapi Kemarau 2026, Sukoharjo Revitalisasi Dam Cendono dan Siapkan Mitigasi Air

Empat laga. Tiga gol. Statistik yang cukup untuk mengubah status dari “pembelian darurat” menjadi “senjata utama”.

Bandingkan dengan performanya bersama Semen Padang. Di sana, ia hanya mencetak dua gol dari 11 pertandingan. Tumpul. Kini? Lebih tajam, lebih lapar, lebih berbahaya.

Ledakan sebenarnya terjadi saat menghadapi Bali United. Bruno hampir mencetak hat-trick—sebuah pernyataan keras untuk seluruh kompetisi. Satu gol dianulir karena offside. Tapi dua sisanya? Cukup untuk membuat pertahanan lawan terlihat rapuh.

“Saya senang bisa mencetak gol untuk kemenangan Persis. Dua gol bagus, tapi kemenangan 3-0 jauh lebih penting,” ujarnya.

Namun bukan sekadar gol. Cara mencetaknya yang membuat orang menoleh.

Dalam satu momen, Bruno menggiring bola, melewati dua bek Bali United—Kadek Arel dan Ferrari Silva—lalu melepaskan tembakan keras dari luar kotak penalti. Tanpa kompromi. Tanpa ragu.

Gol itu bukan hanya indah. Itu pernyataan.

Bahkan, Bruno sendiri menempatkannya di level tinggi dalam kariernya. Bukan sekadar gol liga biasa. Ia menyandingkannya dengan momen langka saat membobol raksasa Portugal, Benfica.

Flashback ke musim 2016/2017. Saat itu, Bruno masih muda, membela Estoril. Lawannya bukan tim sembarangan. Di bawah mistar berdiri Ederson Moraes—nama besar yang kini dikenal sebagai tembok Manchester City.

“Gol terbaik saya adalah saat melawan Benfica. Tapi gol ke Bali United jadi favorit kedua,” tegasnya.

Baca Juga: Mengenal Saint Kitts and Nevis: Calon Lawan Timnas Indonesia yang Ingin 'Rusak Pesta' di GBK!

Pernyataan itu bukan sekadar nostalgia. Itu sinyal.

Bahwa Bruno Gomes bukan striker biasa. Ia pemain dengan memori gol besar—dan kini mulai menciptakan cerita baru di Stadion Manahan.

Dengan sembilan laga tersisa di BRI Super League 2025/2026, pertanyaannya bukan lagi apakah Bruno bisa mencetak gol.

Tapi:
berapa banyak lagi yang akan ia hancurkan?

Dan bagi Persis Solo, satu hal jadi jelas—
mereka akhirnya punya algojo di depan gawang. (hj/an)

Editor : Andi Aris Widiyanto
#striker asal brasil #striker persis solo #bali united #persis solo #bruno gomes