SOLOBALAPAN.COM – Harapan Persis Solo untuk melanjutkan tren kemenangan harus kandas di Bumi Kartini.
Melakoni laga krusial pekan ke-24 BRI Super League 2025/2026, Laskar Sambernyawa hanya mampu bermain imbang kacamata 0-0 melawan tuan rumah Persijap Jepara, Kamis (5/3/2026).
Hasil ini praktis menggagalkan misi "6 poin" yang sebelumnya dibebankan kepada pelatih Milomir Seslija dalam dua laga terakhir.
Meski Persis sempat unggul jumlah pemain usai bek Persijap, Rubio, dikartu merah pada menit ke-78, penyelesaian akhir yang buruk membuat tiga poin sirna di depan mata.
Coach Milo: Kami Hanya Kurang Beruntung
Usai laga, Milomir Seslija berkilah bahwa anak asuhnya sudah bermain sesuai instruksi.
Pelatih asal Bosnia itu memuji kolektivitas lawan, namun juga menyayangkan faktor keberuntungan yang belum berpihak pada tim kebanggaan Wong Solo tersebut.
“Permainan sudah sesuai prediksi. Kami tidak memberikan mereka banyak kesempatan. Persijap adalah tim yang berbahaya secara individu maupun kolektif dengan pertahanan kompak, tapi kami juga sedang tidak beruntung,” ungkap Milo.
Gagalnya target poin penuh ini membuat posisi Persis Solo masih tertahan di peringkat ke-17 klasemen sementara, alias masih berada di zona merah degradasi.
Nasib Milomir Seslija di Ujung Tanduk?
Publik kini mulai mempertanyakan komitmen manajemen terkait evaluasi tim.
Pasalnya, target poin yang tidak terpenuhi biasanya berujung pada penyegaran di kursi kepelatihan.
Namun, hingga artikel ini ditayangkan, manajemen Persis Solo belum mengeluarkan pernyataan resmi.
Ada kemungkinan Milo tetap dipertahankan mengingat ketatnya persaingan di papan bawah.
Selisih poin antara Semen Padang, Persis Solo, PSBS Biak, hingga Madura United saat ini hanya terpaut tipis, yakni sekitar tiga angka saja.
Milo sendiri sempat optimistis sebelum laga bahwa timnya bisa melompati dua klub sekaligus.
"Sekarang kami bisa mengejar Madura United. Ini jauh lebih baik untuk mengejar dua tim daripada satu. Kita tidak pernah tahu, sisa pertandingan masih banyak poin yang bisa diperebutkan," tegasnya.
Jadwal Horor Menanti Laskar Sambernyawa
Meski peluang lolos degradasi masih terbuka, jalan yang harus ditempuh Persis Solo teramat terjal.
Di sisa musim, Laskar Sambernyawa masih harus bertemu tim-tim raksasa seperti Bali United, Arema FC, Persija Jakarta, hingga Persebaya Surabaya.
Secara realistis, Persis wajib menyapu bersih poin saat melawan tim yang posisinya berdekatan seperti Semen Padang dan PSM Makassar.
Jika kembali terpeleset, bukan tidak mungkin Milomir Seslija benar-benar harus angkat koper dari Kota Bengawan sebelum musim berakhir. (hj/nik)
Editor : Didi Agung Eko Purnomo