SOLOBALAPAN.COM, SOLO – Paceklik kemenangan Persis Solo di hadapan pendukung sendiri kembali berlanjut.
Pada pekan ke-21 BRI Super League 2025/2026, Laskar Sambernyawa harus puas berbagi angka setelah ditahan imbang Madura United dengan skor 2-2 di Stadion Manahan, Jumat (13/2/2026).
Meski turun dengan skuad anyar hasil perombakan besar-besaran, kemenangan yang dinanti publik Kota Bengawan masih tertunda.
Jalannya laga berlangsung dramatis. Persis sempat mendapat peluang emas lewat titik putih, namun eksekusi Roman Paparyha gagal.
Justru tim tamu yang unggul lebih dulu lewat penalti Junior Brandao (33').
Persis bangkit menyamakan kedudukan lewat tandukan Roman sebelum jeda.
Di babak kedua, Madura United kembali memimpin lewat gol Jorge Ambrosio (65').
Beruntung, semangat pantang menyerah membuat Dusan Mijic mampu mencetak gol penyeimbang di masa injury time.
Apresiasi untuk Suporter Manahan
Meski hasil akhir belum memuaskan, Pelatih Persis Solo, Milomir Seslija, memberikan kredit khusus kepada para suporter.
Nyanyian dan koreografi yang tak henti sepanjang laga dinilai Milo—sapaan akrabnya—sebagai energi vital yang menjaga mental pemain saat tertinggal.
“Saya mengapresiasi setinggi-tingginya terhadap energi yang mereka berikan. Mereka mendorong kita saat momen-momen berat dalam pertandingan. Kami harus jujur, mereka memiliki kesatuan antara tim dan penonton,” ujar Milo.
Milo mengakui atmosfer Manahan sangat intensif dan membantu menekan lawan, meskipun dewi fortuna belum berpihak sepenuhnya.
Tantangan Berat Menanti
Hasil imbang ini membuat posisi Persis Solo belum sepenuhnya aman dari ancaman zona degradasi. Persaingan papan bawah yang kian ketat membuat setiap laga bak partai final.
“Sayangnya, kami belum bisa memberikan hasil maksimal. Inilah sepak bola, kadang kita bermain baik tapi hasil tidak sesuai yang diinginkan,” tambah pelatih asal Bosnia tersebut.
Ujian selanjutnya sudah di depan mata. Persis dijadwalkan menjamu PSBS Biak di Stadion Manahan pada Sabtu (21/2/2026).
Laga ini akan menjadi momentum krusial, apakah Laskar Sambernyawa mampu bangkit atau justru makin terpuruk di kandang sendiri. (did)
Editor : Didi Agung Eko Purnomo