Berita Utama Solo Raya Entertainment Lifestyle Sport Kesehatan Ekonomi Teknologi Otomotif Sriwedaren Wisata dan Kuliner Persis Solo

Respon Berkelas Ultras 1923 Sikapi Hengkangnya Dua Pemain Kunci Persis Solo: Yang Abadi Cuma Suporter!

Hernindya Jalu Aditya Mahardika • Kamis, 12 Februari 2026 | 16:29 WIB

Aksi suporter Persis Solo saat merayakan 1 abad Persis Solo di Jalan Slamet Riyadi.
Aksi suporter Persis Solo saat merayakan 1 abad Persis Solo di Jalan Slamet Riyadi.

SOLOBALAPAN.COM, SOLO – Kebijakan transfer manajemen Persis Solo pada paruh musim ini menuai sorotan tajam, khususnya terkait keputusan melepas dua pilar asing asal Jepang, Sho Yamamoto dan Kodai Tanaka.

Keduanya dipinjamkan ke klub lain hingga akhir musim, sebuah langkah yang dinilai mengejutkan mengingat kontribusi vital mereka bagi Laskar Sambernyawa.

Di tengah gejolak dan kekecewaan yang meluap di media sosial, perwakilan kelompok suporter Ultras 1923, Beto, memberikan tanggapan yang cukup filosofis.

Ia tidak secara frontal menyerang manajemen, namun memberikan pengingat akan realitas dunia sepak bola profesional.

Baca Juga: Ultras 1923 Angkat Bicara Soal Langkah Persis Solo Rekrut 17 Pemain Baru Demi Lolos Degradasi: Jangan Lama Adaptasi!

"Pemain silih berganti kok, yang abadi cuma suporter," ujar Beto dengan tenang, menyiratkan bahwa loyalitas pendukung akan tetap tegak berdiri siapa pun pemain yang datang dan pergi.

Kehilangan Motor Serangan dan Top Skor

Kekecewaan publik bukan tanpa alasan.

Sho Yamamoto dan Kodai Tanaka bukan sekadar pelengkap, melainkan tulang punggung tim di putaran pertama.

Berikut adalah peran vital kedua pemain tersebut sebelum dilepas:

Keputusan melepas keduanya dinilai berisiko tinggi, terlebih Persis Solo masih berjuang mati-matian untuk menjauh dari zona degradasi.

Kasus Clayton Silva Perkeruh Suasana

Situasi semakin rumit dengan kabar batalnya registrasi pemain asing baru asal Brasil, Clayton Silva.

Pemain yang digadang-gadang sebagai pengganti sepadan bagi Kodai Tanaka ini gagal didaftarkan karena terganjal regulasi administrasi.

Akibatnya, Persis Solo kini berada dalam posisi sulit: kehilangan striker tajam yang sudah teruji, sementara penggantinya gagal bergabung.

Kondisi ini memaksa pelatih harus memutar otak lebih keras dengan opsi lini depan yang menipis di sisa kompetisi yang kian ketat. (hj/did)

Editor : Didi Agung Eko Purnomo
#suporter #pemain kunci #Ultras 1923 #persis solo