SOLOBALAPAN.COM - Arkhan Kaka Putra Purwanto baru saja mencatatkan prestasi luar biasa dengan Timnas Indonesia.
Penyerang yang kini membela Persis Solo ini berhasil memecahkan rekor sebagai pemain debutan termuda dalam sejarah skuad Garuda.
Rekor tersebut tercipta ketika Arkhan Kaka dimainkan oleh pelatih Shin Tae-yong dalam laga pembuka grup B Piala AFF 2024, antara Myanmar dan Indonesia, yang digelar pada Senin (9/12) malam.
Pertandingan tersebut berlangsung di Stadion Thuwunna, Yangon, Myanmar.
Dalam laga ini, Arkhan dipercaya untuk melakukan debut sebagai starter, mengisi posisi striker di lini depan bersama Hokky Caraka.
Arkhan Kaka mencatatkan debut internasionalnya pada usia 17 tahun, 3 bulan, dan 7 hari.
Hal ini menjadikannya sebagai debutan termuda dalam sejarah Timnas Indonesia, menggantikan posisi Ronaldo Joybera Junior Kwateh, yang sebelumnya memegang rekor tersebut.
Menariknya, Arkhan hanya mengalahkan rekor Ronaldo Kwateh dengan selisih satu hari.
Ronaldo sebelumnya memecahkan rekor pada 27 Januari 2022 dengan bermain untuk Timnas Indonesia pada usia 17 tahun, 3 bulan, dan 8 hari.
Sebelumnya, Ronaldo Kwateh memegang rekor tersebut setelah tampil bersama Timnas Indonesia dalam pertandingan melawan Timor Leste, mengambil alih rekor Asnawi Mangkualam yang saat itu berusia 17 tahun, 5 bulan, dan 17 hari.
Meski tercatat dalam sejarah sebagai debutan termuda, performa Arkhan Kaka dalam pertandingan melawan Myanmar masih terbilang kurang impresif.
Ia bermain selama 45 menit dan mencatatkan 10 sentuhan bola, dengan 4 dari 6 operan sukses. Arkhan juga berhasil mencatatkan satu operan kunci, meskipun operan tersebut tidak berujung gol.
Sebagai striker, ia tidak mampu memberikan ancaman berarti kepada gawang Myanmar, bahkan tidak ada tembakan yang ia lepaskan selama pertandingan.
Selain itu, ia juga tidak tercatat melakukan dribel yang sukses.
Akibat performa tersebut, Arkhan Kaka digantikan oleh Victor Dethan pada babak kedua.
Meskipun demikian, pencapaian Arkhan sebagai debutan termuda Timnas Indonesia tetap menjadi sesuatu yang patut dibanggakan.
Usianya yang masih muda menunjukkan bahwa ia memiliki potensi besar untuk berkembang dan menjadi pemain kunci Timnas Indonesia di masa depan.
Yang saat ini dibutuhkan oleh Arkhan Kaka adalah kesempatan bermain lebih banyak dan jam terbang, baik bersama Timnas Indonesia maupun di level klub.
Dengan dukungan dan pengalaman yang cukup, ia berpotensi untuk terus mengisi skuad Garuda dan menjadi bagian penting dari tim nasional di turnamen-turnamen mendatang. (did)
Editor : Didi Agung Eko Purnomo