Berita Utama Solo Raya Entertainment Lifestyle Sport Kesehatan Ekonomi Teknologi Otomotif Sriwedaren Wisata dan Kuliner Persis Solo

Awas Hujan Mulai Datang! Bagaimana Cara Rawat Motor dengan Rem ABS agar Tetap Aman saat Berkendara?

Laila Zakiya • Minggu, 15 September 2024 | 19:34 WIB
Fitur Anti-lock Brake System (ABS).
Fitur Anti-lock Brake System (ABS).

SOLOBALAPAN.COM - Beberapa wilayah di Indonesia mulai diguyur hujan dalam beberapa hari terakhir.

Hujan yang terus turun menyebabkan jalanan menjadi licin dan meningkatkan risiko kecelakaan bagi pengendara motor.

Di kondisi seperti ini, motor yang dilengkapi dengan fitur Anti-lock Brake System (ABS) menjadi pilihan yang lebih aman untuk dikendarai.

ABS, atau Anti-lock Brake System, adalah teknologi keselamatan yang dirancang untuk mencegah roda terkunci saat pengendara melakukan pengereman mendadak.

Ketika roda terkunci, roda berhenti berputar sementara motor masih melaju, sehingga motor mudah tergelincir.

Kondisi ini semakin rentan terjadi di jalanan licin karena traksi ban terhadap aspal sangat minim.

ABS berfungsi dengan cara menjaga roda tetap berputar secara terkendali saat pengendara menginjak rem secara tiba-tiba, sehingga mencegah tergelincir dan memastikan motor tetap stabil.

Dengan adanya ABS, kondisi tergelincir ini dapat dicegah. Sistem ABS bekerja dengan menggunakan sensor yang terpasang pada piringan cakram untuk mendeteksi potensi penguncian ban.

Saat ban terdeteksi mulai terkunci, sensor tersebut akan mengirimkan informasi ke ECU (Engine Control Unit).

ECU kemudian memerintahkan kaliper rem untuk melonggarkan cengkeramannya pada cakram, sehingga ban kembali berputar dan motor tetap stabil.

Dalam hitungan sepersekian detik, kaliper akan kembali mencengkeram cakram untuk menghentikan motor secara aman.

Baca Juga: Ada Batu Angker di Tengah Pasar Watukelir Sukoharjo! Konon Pernah Menjadi Lokasi Dakwah Berbasis Wayang Kulit!

Proses ini berlangsung sangat cepat dan otomatis, sehingga pengendara tetap dapat mengendalikan motor meskipun harus melakukan pengereman mendadak di jalan yang licin.

Fitur ABS ini bukan hanya sekadar tambahan teknologi, tetapi sudah menjadi kebutuhan wajib, terutama bagi pengendara yang sering melintasi jalanan kota yang padat dan tak menentu cuacanya.

Saat hujan, risiko kecelakaan meningkat karena genangan air di permukaan jalan dapat menyebabkan aquaplaning, yakni kondisi di mana ban kehilangan traksi karena lapisan air di jalan.

ABS dapat membantu mengurangi risiko ini dengan memastikan ban tetap memiliki cengkeraman yang cukup terhadap jalan.

Namun, muncul pertanyaan di kalangan pengendara, apakah rem ABS memerlukan perawatan khusus dibandingkan dengan rem konvensional?

"Perawatan khusus rem ABS tidak ada, sama saja dengan rem non-ABS, yang penting selalu cek kondisi minyak rem dan lakukan penggantian sesuai buku pedoman pemilik kendaraan," ujar Oke Desiyanto, Supervisor Instruktur Safety Riding Astra Motor Jawa Tengah.

Selain itu, Oke juga menekankan pentingnya memantau indikator ABS di panel instrumen motor.

"Pastikan selalu pantau indikator ABS di panel instrumen. Jika sering mati atau menunjukkan kondisi yang tidak normal, segera bawa ke bengkel resmi untuk servis," tambahnya.

Indikator ABS yang menyala atau mati secara tidak wajar dapat menunjukkan adanya masalah pada sistem ABS.

Oleh karena itu, pengecekan rutin sangat dianjurkan untuk memastikan sistem ABS berfungsi dengan baik.

Jika indikator ABS menunjukkan kondisi tidak normal, bukan berarti sistem pengeremannya rusak total.

"Rem tetap bisa bekerja untuk menghentikan kendaraan, hanya saja kemampuan ABS-nya yang hilang," jelasnya.

Baca Juga: Profil Almere City: Klub Baru Thom Haye di Eredivisie, Ternyata Pernah Diperkuat Stefano Lilipaly dan Ezra Walian!

Dengan kata lain, meskipun fitur ABS tidak berfungsi, sistem rem masih bisa digunakan seperti rem biasa.

Namun, kehilangan fungsi ABS berarti mengurangi tingkat keselamatan, terutama saat berkendara di kondisi jalan yang licin atau basah.

Sebagai tambahan, teknologi ABS telah mengalami perkembangan yang signifikan.

Beberapa motor keluaran terbaru bahkan sudah dilengkapi dengan ABS yang lebih canggih, seperti Cornering ABS, yang memungkinkan pengereman tetap optimal saat motor berada dalam posisi miring atau saat menikung.

Ini tentunya memberikan keamanan ekstra bagi pengendara yang sering melaju di jalan berkelok atau saat melakukan perjalanan jarak jauh.

Dari segi harga, motor yang dilengkapi dengan fitur ABS mungkin sedikit lebih mahal dibandingkan dengan motor tanpa ABS.

Namun, investasi ini sebanding dengan keselamatan yang diberikan. Banyak pabrikan motor saat ini sudah mulai menawarkan ABS sebagai fitur standar pada beberapa model, khususnya pada motor sport dan motor matik premium.

Selain itu, perawatan ABS yang tidak memerlukan perlakuan khusus membuat fitur ini menjadi nilai tambah tanpa memberikan beban tambahan kepada pemilik kendaraan.

Dalam kesimpulannya, memilih motor dengan fitur ABS adalah langkah bijak untuk meningkatkan keselamatan berkendara.

Meskipun tidak membutuhkan perawatan khusus, pemilik kendaraan tetap harus memperhatikan kondisi sistem rem secara keseluruhan, termasuk minyak rem dan sensor ABS.

Teknologi ini tidak hanya melindungi pengendara dari risiko tergelincir saat melakukan pengereman mendadak, tetapi juga memberikan rasa tenang dan aman saat berkendara di berbagai kondisi jalan dan cuaca. (lz)

Editor : Laila Zakiya
#Rem ABS #musim hujan #safety riding