Berita Utama Solo Raya Entertainment Lifestyle Sport Kesehatan Ekonomi Teknologi Otomotif Sriwedaren Wisata dan Kuliner Persis Solo

Catat Tanggalnya! Kemenag Gelar Sidang Isbat Awal Ramadan 1447 H pada 17 Februari 2026

Damianus Bram • Kamis, 12 Februari 2026 | 17:21 WIB
ILUSTRASI HILAL penentuan awal Ramadan.
ILUSTRASI HILAL penentuan awal Ramadan.

SOLOBALAPAN.COM – Kementerian Agama (Kemenag) RI secara resmi mengumumkan jadwal Sidang Isbat untuk menetapkan awal Ramadan 1447 Hijriah/2026 Masehi.

Forum pengambilan keputusan tersebut akan dilaksanakan pada Selasa, 17 Februari 2026, bertepatan dengan pelaksanaan pemantauan hilal (rukyatul hilal) di puluhan titik di Indonesia.

Sidang Isbat akan berlangsung di Auditorium H.M. Rasjidi, Kantor Kemenag RI, Jakarta, dengan melibatkan perwakilan ormas Islam, pakar falak, perwakilan negara sahabat, hingga lembaga terkait seperti BMKG dan BRIN.

Pemantauan Serentak di 96 Titik

Untuk memastikan akurasi data, Kemenag telah menetapkan 96 titik lokasi pemantauan hilal yang tersebar dari Sabang sampai Merauke.

Pengamatan ini dilakukan oleh Kanwil Kemenag bekerja sama dengan Pengadilan Agama dan instansi terkait lainnya.

"Sidang isbat mempertemukan data hisab dengan hasil rukyatul hilal. Pemerintah berupaya memastikan penetapan dilakukan secara ilmiah dan transparan," ujar Dirjen Bimas Islam, Abu Rokhmad, dikutip dari JawaPos.com, Kamis (12/2/2026).

Data Hisab: Hilal Masih di Bawah Ufuk

Berdasarkan perhitungan teknis (hisab), ijtimak menjelang Ramadan 1447 H diprediksi terjadi pada Selasa, 17 Februari 2026 pukul 19.01 WIB.

Data menunjukkan bahwa saat matahari terbenam di hari tersebut, posisi hilal di seluruh Indonesia masih berada di bawah ufuk.

Berdasarkan perhitungan hisab, ijtimak (konjungsi) menjelang Ramadan 1447 H terjadi pada Selasa, 17 Februari 2026, pukul 19.01 WIB. Saat matahari terbenam, posisi hilal di seluruh wilayah Indonesia berada di bawah ufuk, dengan ketinggian berkisar antara minus 2 derajat 24 menit 42 detik hingga minus 0 derajat 58 menit 47 detik.

Sementara itu, sudut elongasi berkisar antara 0 derajat 56 menit 23 detik hingga 1 derajat 53 menit 36 detik.

Secara teoritis, posisi tersebut belum memenuhi kriteria visibilitas MABIMS (Menteri Agama Brunei, Indonesia, Malaysia, dan Singapura).

Namun, hasil akhir tetap akan menunggu laporan dari 96 lokasi rukyatul hilal di lapangan.

Pengumuman Resmi Melalui Konferensi Pers

Abu Rokhmad menegaskan bahwa keputusan akhir mengenai kapan 1 Ramadan 1447 H dimulai akan disampaikan secara terbuka melalui konferensi pers segera setelah sidang tertutup selesai dilakukan.

Hasil ini diharapkan menjadi pedoman bersama bagi seluruh umat Islam di tanah air dalam menjalankan ibadah puasa. (dam)

Editor : Damianus Bram
#jadwal sidang isbat #Sidang Isbat Ramadan 2026 #awal ramadan #kementerian agama #awal puasa 1447 H #kemenag #Pantau Hilal