Berita Utama Solo Raya Entertainment Lifestyle Sport Kesehatan Ekonomi Teknologi Otomotif Sriwedaren Wisata dan Kuliner Persis Solo Sepak Bola

Prediksi Awal Puasa Jatuh Pertengahan Februari, Ahli Kesehatan Sarankan Atur Pola Makan Mulai Sekarang

Didi Agung Eko Purnomo • Selasa, 10 Februari 2026 | 21:16 WIB

Ilustrasi buka puasa saar Ramadhan 2025.
Ilustrasi buka puasa saar Ramadhan 2025.

SOLOBALAPAN.COM, SOLO – Antusiasme umat Muslim menyambut bulan suci Ramadan 1447 Hijriah semakin terasa.

Seiring berjalannya waktu di bulan Februari 2026, pencarian informasi mengenai kapan tepatnya ibadah puasa dimulai terus meningkat.

Masyarakat mulai mempersiapkan diri, tidak hanya dari segi spiritual, tetapi juga kesiapan fisik agar ibadah satu bulan penuh dapat berjalan lancar tanpa kendala kesehatan.

Prediksi Awal Ramadan 1447 H

Berdasarkan perhitungan kalender Hijriah yang beredar, awal puasa tahun ini diprediksi jatuh pada pertengahan bulan Februari.

Baca Juga: Menjelang Ramadan, Jangan Keliru! Ini Perbedaan Mandi Biasa dan Mandi Wajib Setelah Haid

Berikut adalah perkiraan tanggal dimulainya 1 Ramadan 1447 H:

Kendati demikian, kepastian tanggal tersebut masih menunggu keputusan resmi dari pemerintah melalui Kementerian Agama yang akan menggelar Sidang Isbat.

Sidang ini biasanya dilaksanakan pada akhir bulan Syakban untuk melihat hilal.

5 Langkah Persiapan Fisik Agar Tetap Bugar

Sambil menunggu pengumuman resmi, para ahli kesehatan mengingatkan pentingnya mempersiapkan kondisi tubuh sejak dini.

Tanpa pengaturan pola hidup yang baik, tubuh berisiko mengalami "kaget", lemas, hingga dehidrasi saat menjalani puasa.

Merangkum dari berbagai sumber kesehatan, berikut adalah 5 tips jitu agar tubuh tetap bugar dan produktif selama berpuasa:

  1. Jaga Asupan Cairan Sejak Malam Dehidrasi adalah musuh utama saat puasa.

    Strategi terbaik adalah minum air putih secara bertahap mulai dari waktu berbuka, makan malam, hingga menjelang tidur.

    Hindari menumpuk asupan air hanya saat sahur agar perut tidak kembung dan hidrasi lebih optimal.

  2. Jadikan Sahur Fondasi Energi Sahur bukan sekadar makan, melainkan investasi energi.

    Usahakan untuk mengakhirkan waktu sahur (mendekati imsak).

    Cara ini efektif membantu tubuh menyimpan cadangan energi lebih lama dan mengurangi rasa lapar di siang hari.

  3. Cermat Memilih Menu Sahur Hindari makanan yang hanya mengenyangkan sesaat.

    Pilihlah karbohidrat kompleks seperti nasi merah, roti gandum, atau kacang-kacangan yang melepaskan energi secara perlahan.

    Jangan lupa lengkapi dengan sayuran hijau dan protein.

  4. Atur Porsi Makan (Jangan Kalap) Makan berlebihan saat berbuka justru membuat sistem pencernaan bekerja keras dan memicu kantuk.

    Terapkan pola makan bertahap: mulai dengan menu ringan saat berbuka, lalu lanjutkan dengan makan utama secukupnya.

  5. Tetap Bergerak Aktif Berpuasa bukan alasan untuk bermalas-malasan.

    Lakukan olahraga ringan seperti jalan santai atau peregangan sekitar 1–2 jam sebelum berbuka atau setelah salat tarawih untuk menjaga metabolisme tubuh tetap lancar.

Dengan menerapkan langkah-langkah sederhana ini, diharapkan umat Muslim dapat menyambut Ramadan 2026 dengan kondisi fisik yang prima dan ibadah yang lebih khusyuk. (did)

Editor : Didi Agung Eko Purnomo
#ahli kesehatan #februari #awal puasa #pola makan #prediksi