Berita Utama Solo Raya Entertainment Lifestyle Sport Kesehatan Ekonomi Teknologi Otomotif Sriwedaren Wisata dan Kuliner Persis Solo

Hukum Berhubungan Suami Istri di Bulan Ramadan, Kapan Boleh Melakukan dan Apa Konsekuensinya?

Laila Zakiya • Sabtu, 22 Februari 2025 | 22:22 WIB
Ilustrasi Puasa Ramadan 2025 - Begini hukum berhubungan suami istri saat puasa.
Ilustrasi Puasa Ramadan 2025 - Begini hukum berhubungan suami istri saat puasa.

SOLOBALAPAN.COM - Berhubungan suami istri selama bulan Ramadan memiliki ketentuan khusus yang perlu diperhatikan oleh setiap pasangan Muslim.

Memahami hukum dan waktu yang tepat untuk berhubungan intim dapat membantu menjaga kesucian ibadah puasa dan keharmonisan rumah tangga.

Berikut ini ketentuan hubungan suami istri di Bulan Puasa Ramadan, seperti dikutip SoloBalapan.com dari YouTube Al-Bahjah TV:

Hukum Berhubungan Suami Istri di Bulan Ramadan

Pada dasarnya, Islam mengatur waktu-waktu tertentu di mana pasangan suami istri diperbolehkan untuk berhubungan intim selama bulan Ramadan. Berikut penjelasannya:

1. Diperbolehkan pada Malam Hari: Allah SWT berfirman dalam Al-Qur'an:

"Dihalalkan bagi kamu pada malam hari bulan puasa bercampur dengan istri-istri kamu..." (QS. Al-Baqarah: 187)

Ayat ini menegaskan bahwa berhubungan suami istri diperbolehkan setelah waktu berbuka puasa hingga sebelum fajar.

2. Dilarang pada Siang Hari: Sebaliknya, berhubungan intim saat sedang berpuasa di siang hari bulan Ramadan adalah haram dan membatalkan puasa.

Hal ini berdasarkan konsensus ulama dari berbagai mazhab. 

Konsekuensi Berhubungan Intim di Siang Hari Ramadan

Jika pasangan suami istri sengaja berhubungan intim di siang hari saat berpuasa Ramadan, selain puasanya batal, mereka juga diwajibkan membayar kafarat (denda) sebagai bentuk penebusan dosa. Kafarat tersebut memiliki urutan sebagai berikut:

1. Memerdekakan Hamba Sahaya: Jika tidak mampu, maka:

2. Berpuasa Dua Bulan Berturut-turut: Jika masih tidak mampu, maka:

3. Memberi Makan 60 Orang Miskin: Masing-masing sebanyak satu mud (kurang lebih sepertiga liter).

Anjuran dan Adab Berhubungan Suami Istri di Malam Ramadan

Meskipun diperbolehkan, ada beberapa adab yang dianjurkan saat berhubungan intim di malam hari selama Ramadan:

- Menjaga Kebersihan dan Kesegaran: Disarankan untuk membersihkan diri dan menggunakan wewangian sebelum berhubungan.

- Tidak Berlebihan: Hendaknya tidak terlalu larut dalam aktivitas ini sehingga mengganggu ibadah lainnya, seperti salat malam atau sahur.

- Mandi Wajib Sebelum Fajar: Setelah berhubungan, pasangan diwajibkan mandi junub sebelum waktu fajar tiba untuk memastikan kesucian saat memulai puasa.

Memahami dan mematuhi ketentuan ini akan membantu pasangan suami istri menjalani ibadah puasa dengan khusyuk tanpa mengabaikan keharmonisan rumah tangga.

Demikian ketentuan mengenai hukum berhubungan suami istri di bulan Puasa Ramadan. (lz)

Editor : Laila Zakiya
#viral #Berhubungan Suami Istri #puasa ramadan