Dari Dapur ke Meja Rias? Mengenal Teknik Baking dalam Makeup

tim solobalapan • Dipublikasikan Rabu, 7 Oktober 2026 | 10:31 WIB
Ilustrasi, Teknik Baking Pada Make up wajah (ChatGPT)
Ilustrasi, Teknik Baking Pada Make up wajah (ChatGPT)

SOLOBALAPAN.COM-Dalam dunia kecantikan, istilah baking mungkin terdengar seperti kegiatan membuat kue. Namun, dalam makeup, baking merupakan istilah untuk salah satu teknik penggunaan bedak yang bertujuan membantu mengunci riasan, mengurangi kilap, serta membuat makeup lebih tahan lama.

Teknik ini umumnya dilakukan dengan mengaplikasikan loose powder dalam jumlah cukup banyak pada area tertentu setelah foundation dan concealer, kemudian membiarkannya selama beberapa menit sebelum kelebihan bedak dibersihkan.

Apa Itu Baking dalam Makeup?

Baca Juga: Gyaru Itu Apa Sih Sebenarnya? Makeup Baddie, Leopard, atau Apa Sih?

Baking merupakan teknik yang menggunakan loose setting powder di atas concealer atau makeup dasar. Bedak dibiarkan menempel selama beberapa menit sebelum disapu menggunakan kuas.

Teknik ini paling sering dilakukan pada area bawah mata, tetapi juga dapat diterapkan pada hidung, dagu, dahi, dan bagian wajah lain yang mudah berminyak atau mengalami creasing.

Maybelline menjelaskan bahwa baking dapat dilakukan dengan memberikan lapisan setting powder yang lebih tebal setelah concealer, kemudian membiarkannya selama beberapa menit sebelum sisa bedak dibersihkan.

Baca Juga: Dari Kulit Putih hingga Makeup, Jejak Kolonialisme dalam Pandangan Cantik di Indonesia

Istilah baking sendiri tidak berarti wajah benar-benar “dipanggang”. Nama tersebut merujuk pada proses ketika bedak dibiarkan berada di atas makeup selama beberapa waktu sebelum dibaurkan.

Bagaimana Cara Melakukan Baking?

Pertama, persiapkan wajah dengan skincare dan produk dasar makeup yang sesuai dengan kondisi kulit.

Baca Juga: Malas Bersih-Bersih Make-up Jelang Tidur, Awas Jerawat

Kedua, aplikasikan foundation dan concealer seperti biasa. Concealer terutama dapat ditempatkan di bawah mata atau area yang membutuhkan coverage tambahan.

Ketiga, gunakan spons makeup atau powder puff untuk menekan loose powder pada area yang telah diberi concealer. Untuk teknik baking, bedak diaplikasikan lebih banyak dibandingkan penggunaan bedak biasa.

Keempat, diamkan bedak selama beberapa menit. Maybelline memberikan contoh waktu sekitar 3–5 menit, sementara durasi dapat disesuaikan dengan produk dan hasil yang diinginkan.

Kelima, gunakan kuas lembut untuk menyapu kelebihan bedak hingga hasilnya terlihat lebih menyatu dengan makeup.

Baca Juga: Mengenal Blush Tailoring, Teknik Makeup Modern untuk Rona Pipi Natural

Apa Tujuan Baking?

Salah satu tujuan utama baking adalah membantu mengunci foundation dan concealer agar tidak mudah bergeser. Setting powder memang dirancang untuk membantu menjaga produk complexion tetap berada di tempatnya sekaligus mengurangi kilap.

Teknik baking juga sering digunakan pada area yang mudah mengalami crease, terutama bagian bawah mata. Bedak dapat membantu mempertahankan concealer sehingga lipatan makeup tidak terlalu cepat terlihat.

Baca Juga: Tari Tak Hanya Soal Gerak, Ini Makna Rias dan Busana Tari

Selain itu, baking dapat memberikan tampilan yang lebih matte dan halus. Karena itu, teknik ini cukup populer untuk makeup yang membutuhkan ketahanan lebih lama, termasuk riasan untuk acara khusus dan pemotretan.

Baking Berbeda dengan Penggunaan Bedak Biasa

Meskipun sama-sama menggunakan bedak, baking memiliki cara penerapan yang berbeda. Pada penggunaan bedak biasa, produk biasanya diaplikasikan tipis menggunakan kuas dan langsung dibaurkan.

Baca Juga: Yakin Masih Mager? Ini Risiko Mengerikan Tidur Bareng Riasan Wajah

Sementara dalam teknik baking, bedak diaplikasikan lebih tebal pada area tertentu dan dibiarkan beberapa menit sebelum kelebihannya disapu.

Area Wajah yang Sering Di-Baking

Bagian wajah yang paling umum digunakan untuk baking adalah bawah mata. Area ini sering diberi perhatian khusus karena concealer mudah mengalami creasing.

Selain bawah mata, baking dapat dilakukan pada:

Hubungan Baking dengan Makeup Panggung

Baca Juga: Mengenal Teknik Rias Kethoprak Klasik vs Dagelan, Mengapa Bedaknya Harus Tebal?

Teknik baking juga menarik jika dikaitkan dengan tata rias panggung. Riasan panggung membutuhkan makeup yang mampu bertahan selama penampilan dan tetap terlihat jelas di bawah pencahayaan.

Teknik penggunaan setting powder yang tepat dapat membantu menjaga produk complexion agar lebih tahan lama. Setting powder juga dapat membantu mengurangi kilap sehingga wajah tidak terlalu berminyak ketika terkena cahaya.

Baca Juga: Kupas Tuntas Perbedaan Paes Pengantin Gaya Yogyakarta dan Solo: Kenali Ciri Khas Penunggul hingga Gajahan

Dalam sejarah perkembangannya, teknik baking juga dikenal dalam komunitas drag makeup sebelum kemudian menjadi populer secara luas melalui media sosial dan tutorial kecantikan. Allure mencatat bahwa teknik ini telah digunakan oleh drag queens sejak lama sebelum menjadi tren yang lebih luas di internet.

Tidak Semua Kulit Membutuhkan Baking

Meskipun populer, baking bukan teknik yang wajib digunakan dalam setiap makeup. Pada kulit yang cenderung berminyak, setting powder dapat membantu mengurangi kilap.

Baca Juga: Bukan Cuma Dimakan, Lucunya Warna Makanan Indonesia Kini Jadi Inspirasi Outfit

Sebaliknya, penggunaan bedak secara berlebihan pada kulit yang kering dapat membuat wajah terlihat semakin kering atau menonjolkan tekstur kulit.

Maynelline juga menyarankan agara pemilik kulit kering menggunakan finishing powder dengan lebih hati-hati dan tidak berlebihan. Karena itu, jumlah bedak sebaiknya didesusaikan dengan kondisi kulit dan hasil make up yang ingin dicapai. (Carrieolis Ratu Lathiifu)

Editor : Andi Aris Widiyanto
Sumber : Maybelline New York, Allure, solobalapan.com
carrieolis ratu baking dunia kecantikan loose powder make up