SOLOBALAPAN.COM - Bayangkan sedang berjalan di tengah hutan, lalu tiba-tiba menemukan sosok troll raksasa di antara pepohonan. Bukan bagian dari film fantasi, patung tersebut memang sengaja diletakkan di alam untuk ditemukan orang.
Ide unik itu dilakukan seniman asal Denmark, Thomas Dambo. Ia membuat patung-patung troll berukuran raksasa menggunakan berbagai material bekas, kemudian menempatkannya di sejumlah lokasi terbuka seperti hutan, taman hingga kawasan pedesaan.
Patung tersebut tidak dibuat untuk sekadar dipajang. Keberadaannya justru dibuat tersembunyi sehingga orang perlu berjalan dan mencarinya. Pengunjung seolah diajak mengikuti perburuan harta karun, tetapi yang dicari adalah sosok troll dengan ukuran yang jauh dari kata kecil.
Cara tersebut menjadi salah satu ciri khas karya Dambo. Alam bukan hanya tempat untuk meletakkan patung, melainkan bagian dari pengalaman melihat karya itu sendiri.
Material yang digunakan pun tidak selalu berasal dari benda baru. Kayu bekas, palet, furnitur lama dan berbagai barang yang sudah tidak terpakai dimanfaatkan kembali menjadi bagian tubuh para troll.
Dari material yang terlihat sederhana tersebut, Dambo bersama timnya menyusun patung dengan ukuran yang bisa mencapai puluhan kaki. Salah satu proyeknya di Detroit Lakes, Minnesota, bahkan menggunakan sekitar 25 ton kayu bekas dan melibatkan sekitar 300 sukarelawan.
Lima troll raksasa dan seekor kelinci emas dibuat dalam proyek tersebut. Beberapa patung memiliki tinggi sekitar 16 hingga 42 kaki atau lebih dari 12 meter.
Baca Juga: Marc Marquez Juara MotoGP San Marino 2026, Jorge Martin Terpuruk Usai Sempat Memimpin
Besarnya ukuran justru menjadi bagian dari daya tarik ketika patung itu ditemukan. Dari kejauhan, sosoknya dapat terlihat di antara pepohonan. Namun, pengunjung tetap harus mendatangi lokasi dan menyusuri kawasan tersebut untuk melihatnya secara langsung.
Keterlibatan warga juga menjadi bagian dari sejumlah proyek Dambo. Material yang digunakan dapat berasal dari lingkungan sekitar, sementara proses pembuatannya melibatkan masyarakat setempat.
Salah satu contohnya terlihat pada proyek "The Tree Thieves" di Clinton, Iowa. Tiga troll raksasa dalam proyek tersebut dibuat dari kayu bekas yang berasal dari daerah setempat. Lokasinya berada di sekitar Sungai Mississippi dan karya itu turut membawa cerita mengenai sejarah Clinton sebagai kawasan yang memiliki kaitan dengan industri kayu.
Karya lain, "Mulle Fuglemor" di Denmark, juga dibuat dari kayu bekas dan ditempatkan di kawasan hutan. Patung tersebut memiliki detail berupa tempat mandi burung dan rumah burung yang membuatnya tidak sekadar menjadi sosok raksasa di tengah pepohonan.
Lewat karya-karya tersebut, barang yang sebelumnya dianggap tidak terpakai mendapat bentuk dan fungsi baru. Namun, yang menarik bukan hanya bagaimana sampah dan material bekas diubah menjadi patung.
Baca Juga: ALLDAY PROJECT Segera Comeback, Setelah FAMOUS Bikin Heboh, Mampukah CRASH Ulangi Hype-nya?
Ada pengalaman yang sengaja ditambahkan di baliknya. Orang dibuat penasaran, keluar dari rumah, berjalan menyusuri alam, lalu menemukan karya seni yang sebelumnya tidak terlihat.
Karena itu, patung troll buatan Dambo terasa berbeda dengan karya yang biasa ditemui di ruang pamer. Pengunjung tidak datang, melihat, lalu pergi. Mereka harus mencari lebih dulu untuk bisa menemukan karya tersebut.
Hutan akhirnya tidak hanya menjadi tempat untuk menikmati pemandangan, tetapi juga ruang bagi sebuah karya seni yang sengaja dibuat agar ditemukan. Sementara barang-barang bekas yang sebelumnya tidak terpakai justru berubah menjadi sosok raksasa yang membuat orang rela berjalan lebih jauh untuk melihatnya.(Hanifatuz Zahra)
Editor : Andi Aris WidiyantoSumber : Berbagai Sumber, solobalapan.com