SOLOBALAPAN.COM - Bagi sebagian orang, bungkus rokok mungkin hanya berakhir sebagai kemasan yang dibuang setelah isinya habis. Namun, Tanda Tambah memberikan fungsi lain pada bagian tersebut dengan menyediakan ruang yang dapat langsung diisi oleh konsumen.
Sisi belakang kemasan dapat dimanfaatkan untuk membuat gambar, menuliskan pesan, memberi coretan, atau sekadar membubuhkan tanda tangan. Konsep ini membuat tampilan bungkus tidak selalu berakhir sama karena pemiliknya dapat memberikan sentuhan masing-masing.
Baca Juga: Siapa yang kangen Conan? Detektif cilik ini kembali dengan kasus besar yang bikin Jepang geger
Karakter visual juga menjadi bagian yang cukup menonjol dari kemasan Tanda Tambah. Produk ini pernah melibatkan Farid Stevy, seniman asal Yogyakarta yang juga dikenal sebagai vokalis FSTVLST, dalam pengembangan unsur visualnya.
Gaya khas Farid terlihat melalui penggunaan garis, tulisan, serta berbagai elemen grafis pada kemasan. Perpaduan tersebut membuat tampilannya terasa lebih ekspresif dan tidak sekadar berfungsi sebagai pembungkus produk.
Yang menarik, kreativitas tidak hanya datang dari desain yang sudah dibuat sejak awal. Kemasan tersebut kemudian memberikan kesempatan kepada konsumen untuk melanjutkan karya kreatif mereka sendiri.
Bagian belakang yang tersedia dapat diisi sesuai keinginan. Ada yang mungkin menggunakannya untuk menggambar, menulis, membuat berbagai coretan, atau meninggalkan tanda tangan. Sebaliknya, ada pula yang memilih membiarkannya tanpa tambahan apa pun.
Hasilnya, meski memiliki desain awal yang sama, setiap bungkus bisa terlihat berbeda setelah diberi sentuhan oleh pemiliknya. Kemasan tersebut pun terasa lebih personal karena memuat ekspresi tambahan dari penggunanya.
Keterkaitan Tanda Tambah dengan dunia kreatif juga terlihat dari aktivitasnya di bidang seni dan musik. Produk ini tercatat terlibat dalam proyek musik Berani + Bahagia yang mempertemukan Metzdub dan Farid Stevy.
Keterlibatan itu menunjukkan kedekatan Tanda Tambah dengan perkembangan seni dan musik di Yogyakarta, yang turut tercermin dalam konsep kreatif pada desain kemasannya.
Selain konsep kemasan, Tanda Tambah juga memiliki beberapa varian produk. Namun, hal yang membuatnya cukup berbeda dari sisi visual adalah adanya ruang yang memungkinkan konsumen ikut memberikan sentuhan pada bungkusnya.
Kemasan yang awalnya dibuat seragam dapat berubah setelah digunakan. Coretan, gambar, tulisan, maupun tanda tangan yang ditambahkan membuat setiap bungkus berpotensi memiliki tampilan dan cerita tersendiri.
Pada akhirnya, keunikan Tanda Tambah bukan hanya terletak pada desain yang dibuat sebelum produk sampai ke konsumen. Kemasan tersebut juga memberikan kesempatan bagi pemiliknya untuk ikut membentuk tampilan akhir melalui ekspresi mereka sendiri. (hanifatuz zahra)
Editor : Kabun TriyatnoSumber : Berbagai Sumber