Loosdrecht, Kampung Unik Belanda dengan Rumah-Rumah di Pulau Kecil Tengah Danau

tim solobalapan • Dipublikasikan Jumat, 4 September 2026 | 18:35 WIB
Rumah-rumah di pulau kecil di tengah Danau Loosdrecht, Belanda.(Amusingplanet)
Rumah-rumah di pulau kecil di tengah Danau Loosdrecht, Belanda.(Amusingplanet)

SOLOBALAPAN.COM - Pemandangan rumah yang berdiri di atas pulau-pulau kecil menjadi salah satu lanskap unik di Loosdrecht, Belanda. Daratan berbentuk memanjang dan sempit itu berada di atas danau Loosdrechtse Plassen. Beberapa rumah rekreasi dibangun di lahan yang terbatas, dengan akses menuju bangunan hanya melalui jalur air.

Sekilas, pulau-pulau kecil di tengah perairan tersebut tampak seperti bentukan alam. Padahal, keberadaannya berkaitan dengan aktivitas manusia yang berlangsung selama berabad-abad.

Loosdrecht dulunya merupakan wilayah rawa dengan lapisan gambut yang cukup tebal.

Baca Juga: Masa Depan Saddil Ramdani di Persib Bandung Jadi Teka-Teki, Diisukan Pindah ke Rival Papan Atas

Pada masa lalu, gambut dimanfaatkan sebagai salah satu sumber bahan bakar. Nilai ekonominya mendorong penggalian pada skala luas. Seiring berkembangnya teknik penambangan, lapisan gambut mulai diambil hingga ke bagian bawah permukaan air.

Penggalian itu meninggalkan cekungan yang kemudian terisi air. Kemudian, bagian tanah yang tersisa di antara lokasi pengerukan membentuk jalur memanjang dan sempit.

Area ini merupakan hasil pengolahan tambang. Gambut yang telah diambil dari dalam tanah diletakkan di atas permukaannya untuk dikeringkan sebelum digunakan sebagai bahan bakar. Dalam perkembangannya, jalur tersebut dikenal dengan istilah legakker.

Baca Juga: Apa Itu Nilapke? Ternyata Ada Istilah Bahasa Jawa untuk Pergi Diam-Diam

Penambangan yang berlangsung selama bertahun-tahun perlahan mengubah bentuk Loosdrecht. Cekungan bekas galian semakin melebar, sedangkan bagian tanah di antaranya semakin menyempit. Beberapa legakker juga terkikis oleh angin dan gelombang.

Sebagian jalur akhirnya rusak dan menghilang, sehingga area perairan semakin luas. Proses panjang itu kemudian membentuk Loosdrechtse Plassen dengan susunan danau, kanal, serta daratan sempit yang masih terlihat hingga saat ini.

Meski begitu, tidak semua legakker lenyap. Beberapa di antaranya masih dapat ditemukan di Kievitsbuurten. Bentuknya menjadi jejak pola lama penambangan, berupa jalur tanah panjang yang diapit oleh perairan.

Kondisi tersebut turut memengaruhi pola permukiman. Rumah-rumah yang berdiri di atas lahan sempit tidak terhubung dengan jalan darat seperti permukiman pada umumnya. Jalur air justru menjadi sarana utama untuk menuju sejumlah bangunan.

Baca Juga: Mengenal Fransisco Resendez Nova, Pengisi Suara Scooby-Doo yang Berkarier Lebih Dari Enam Dekade

Di Kievitsbuurten, misalnya, terdapat ratusan rumah rekreasi yang tersebar di bagian utara dan selatan. Sebagian bangunan hanya dapat dijangkau dengan perahu. Keberadaan hunian di tengah perairan inilah yang kemudian menjadi salah satu ciri khas Loosdrecht.

Menariknya, lanskap ini bukan semata-mata hasil pembangunan modern. Pola pulau dan perairannya menyimpan jejak industri gambut yang pernah berkembang di wilayah tersebut. Aktivitas untuk memperoleh bahan bakar pada masa lalu justru meninggalkan bentang alam yang kemudian dimanfaatkan sebagai kawasan rekreasi.

Kini, Loosdrecht dikenal karena aktivitas perairan dan pemandangannya. Di balik deretan rumah yang terlihat tenang di atas pulau-pulau kecil, tersimpan sejarah panjang perubahan wilayah rawa menjadi jaringan danau, kanal, serta jalur tanah sempit.

Lanskap ini menunjukkan bagaimana pemanfaatan sumber daya pada masa lalu dapat mengubah bentuk lingkungan dalam jangka panjang. Jalur pengeringan gambut yang masih tersisa kemudian mendapat fungsi baru, sementara rumah-rumah rekreasi di atasnya menjadi bagian dari wajah Loosdrecht hingga saat ini.(hanifatuz zahra)

Editor : Kabun Triyatno
Sumber : Berbagai Sumber
Loosdrecht danau kampung unik belanda eropa