"Bukan Cuma di Dapur, 7 Bahan Rumah Ini Ampuh Bikin Tanaman Subur!"

tim solobalapan • Dipublikasikan Rabu, 2 September 2026 | 07:30 WIB
Sisa bahan dapur bisa bermanfaat untuk tanaman bahakan menyuburkan. (Dok Jawa pos)
Sisa bahan dapur bisa bermanfaat untuk menyuburkan tanaman. (Dok Jawa pos)

SOLOBALAPAN.COM - Merawat tanaman tidak selalu membutuhkan bahan khusus. Sejumlah bahan yang mudah ditemukan di rumah ternyata dapat dimanfaatkan untuk membantu merawat tanaman.

Mulai dari micin hingga ampas kopi, berikut tujuh bahan yang bisa digunakan dalam kegiatan berkebun.

1. Micin sebagai tambahan nutrisi

Micin atau MSG kerap digunakan sebagai bahan tambahan dalam perawatan tanaman. Jika ingin mencobanya, larutkan sedikit micin ke dalam air dan gunakan secukupnya untuk tanaman.

Pemakaiannya sebaiknya tidak berlebihan, sebab tanaman tetap membutuhkan nutrisi yang cukup untuk mendukung pertumbuhannya.

2. Garam untuk mengatasi gulma

Garam dapat menghambat pertumbuhan tanaman sehingga dapat dimanfaatkan untuk membantu mengatasi rumput liar. Taburkan pada area yang ditumbuhi gulma dan hindari bagian yang berdekatan dengan tanaman utama.

Penggunaan berlebihan dapat memengaruhi kondisi tanah dan tanaman lain.

3. Daun kering sebagai mulsa alami

Daun kering yang menumpuk di halaman tidak harus langsung dibuang. Kumpulkan dan letakkan di permukaan tanah sebagai mulsa.

Daun tersebut dapat membantu menjaga kelembapan tanah. Ketika terurai, daun juga menambah bahan organik ke dalam tanah.

4. Air cucian beras untuk menyiram tanaman

Air bekas mencuci beras bisa dimanfaatkan kembali untuk menyiram tanaman. Cara ini menjadi salah satu pilihan sederhana untuk memanfaatkan kembali sisa bahan di dapur.

Meski begitu, air cucian beras bukan pengganti pupuk karena tanaman tetap membutuhkan nutrisi.

5. Kulit telur sebagai tambahan kalsium

Kulit telur yang sudah digunakan masih bisa dimanfaatkan untuk tanaman. Cuci hingga bersih, keringkan, lalu haluskan sebelum dicampurkan ke media tanam.

Kandungan kalsium di dalamnya dapat menjadi tambahan bagi tanah. Semakin halus kulit telur, semakin mudah bahan tersebut mengalami proses penguraian.

6. Kulit bawang putih untuk penangkal hama

Kulit bawang putih juga bisa dimanfaatkan kembali sebagai bahan alami untuk membantu membasmi hama. Kulit tersebut dapat direndam dan airnya dapat digunakan pada tanaman.

Bahan dari bawang putih mempunyai senyawa yang berpotensi mengganggu beberapa jenis hama, meski hasil penggunaannya dapat berbeda tergantung pada jenis hama dan tanaman.

7. Ampas kopi untuk membantu mengusir hama

Ampas kopi tidak harus langsung dibuang setelah digunakan. Sisa tersebut dapat dimanfaatkan di sekitar tanaman atau dicampurkan ke dalam bahan kompos.

Selain menambah bahan organik, ampas kopi juga berpotensi membantu mengganggu hama tertentu seperti siput. Secukupnya saja agar tidak mengganggu kondisi tanah.

Memanfaatkan bahan yang tersedia di rumah bisa menjadi cara sederhana untuk merawat tanaman sekaligus mengurangi sisa yang terbuang. Namun, setiap bahan memiliki ciri berbeda sehingga penggunaannya tetap perlu disesuaikan dengan kondisi tanaman. (Hanifatuz Zahra)

Editor : Andi Aris Widiyanto
Sumber : vj_rumahbunga, solobalapan.com
kebun rumah tanaman bahan alami tips bercocok tanam berkebun