7 Pepatah Jawa Plesetan yang Lucu dan Relate dengan Kehidupan Sekarang

Kabun Triyatno • Dipublikasikan Selasa, 1 September 2026 | 18:15 WIB
Pepatah Jawa ini diplesetkan menjadi humor yang relate dengan kehidupan sekarang.(Pinterest)
Pepatah Jawa ini diplesetkan menjadi humor yang relate dengan kehidupan sekarang.(Pinterest)

SOLOBALAPAN.COM - Pepatah Jawa biasanya berisi nasihat yang dekat dengan kehidupan sehari-hari. Namun, ungkapan-ungkapan tersebut juga bisa dipelesetkan menjadi kalimat yang lebih ringan dan mengundang tawa.

Berikut beberapa pepatah Jawa versi plesetan yang sengaja dibuat berbeda dari ungkapan aslinya.

Baca Juga: "Sensasi Pahit yang Dirindukan: Mengenal Keunikan Genjer, Sayuran Khas Rawa Pening"

1. Becik Ketitik, Ala Keri Keri Keri

Pepatah asli: Becik ketitik, ala ketara.

Versi plesetan: Becik ketitik, ala keri keri keri.

Baca Juga: Kelly Clarkson Akhiri The Kelly Clarkson Show Setelah 7 Tahun

2. Maju Tak Gentar, Mundur Tak Ganjel

Kalimat asli: Maju tak gentar.

Versi plesetan: Maju tak gentar, mundur tak ganjel.

3. Tut Wuri Inpo Ngopi

Semboyan asli: Tut Wuri Handayani.

Versi plesetan: Tut Wuri Inpo Ngopi.

Baca Juga: Ini alasan Audi Marissa Gugat Cerai Anthony Xie, Pengadilan Ungkap Alasan Ketidakcocokan

4. Adigang, Adigung, Ora Guno

Pepatah asli: Adigang, adigung, adiguna.

Ungkapan tersebut merupakan pitutur Jawa yang mengingatkan agar seseorang tidak mengandalkan atau menyombongkan kekuatan, kekuasaan, dan kepandaian.

Versi plesetan: Adigang, adigung, ora guno.

5. Inggah Inggih, Ora Sugih-Sugih

Ungkapan yang dikenal: Inggih-inggih ora kepanggih.

Kamus Bahasa Jawa-Indonesia Balai Bahasa mencatat inggih ora kepanggih sebagai ungkapan yang bermakna sanggup tetapi tidak dilaksanakan.

Versi plesetan: Inggah inggih, ora sugih-sugih.

Baca Juga: Mengenal Twilight Express, “Hotel Berjalan” yang Pernah Membelah Jepang di Malam Hari

6. Wong Jowo Ojo-Ojo Ilang Dompet-e

Versi plesetan: Wong ojo-ojo ilang dompet-e.

7. Kuat Dilakoni, Lek Ora Kuat Utang BRI

Ungkapan yang dikenal: Kuat dilakoni, ora kuat ditinggal.

Versi plesetan: Kuat dilakoni, lek ora kuat utang BRI.

Itulah sejumlah pepatah dan ungkapan yang dipelesetkan menjadi kalimat yang lebih lucu. Kalimatnya memang sengaja dibuat tidak serius, tetapi justru itulah yang membuatnya jadi bahan candaan atau kata-kata lucu.

Pepatah Jawa biasanya mengandung nasihat. Versi plesetannya menjadi hiburan di tengah keseharian. (Hanifatuz Zahra)

Editor : Kabun Triyatno
Sumber : Berbagai Sumber
pepatah jawa kata kata lucu kehidupan sehari hari bahasa jawa Humor