Belakangan, outfit hipdut menjadi salah satu gaya yang ramai diikuti anak muda. Penampilannya identik dengan warna-warna berani, bahan mengilap, aksesori bertumpuk, serta siluet yang mencuri perhatian.
Gaya ini banyak dipakai saat menghadiri konser, festival musik, pesta, hingga menjadi inspirasi konten fashion di media sosial. Menariknya, tren tersebut mengingatkan banyak orang pada penampilan biduan dangdut era 2000-an.
Baca Juga: Dupe Kultur Kian Diminati, Produk Mirip Bukan Berarti Barang KW
Saat itu, gaun penuh payet, baju bermotif , atasan berbahan transparan, sepatu hak tinggi, hingga jepit rambut berukuran besar menjadi bagian dari gaya panggung yang ikonik.
Penampilan yang dulu identik dengan hiburan dangdut kini justru kembali muncul dalam tren fashion anak muda.
Jika dahulu gaya biduan lebih lekat dengan kesan glamor di atas panggung, kini Gen Z mengombinasikan elemen-elemen tersebut dengan sentuhan modern.
Baca Juga: Sudah Ngantuk tapi Masih Scrolling, Kenapa Sering Sengaja Tidur Malam?
Seperti oversized jacket, sneakers, tas mini, atau riasan yang lebih minimalis. Hasilnya, outfit hipdut tetap mencolok, tetapi terasa lebih segar dan relevan dengan gaya masa kini.
Fenomena ini memperlihatkan bahwa tren fashion memang selalu berputar. Gaya yang pernah dianggap berlebihan atau bahkan dicap "norak" perlahan kembali diterima dengan perspektif baru.
Bukan lagi dipandang sebagai sesuatu yang ketinggalan zaman, melainkan sebagai sumber inspirasi yang unik dan penuh karakter.
Baca Juga: On This Day: 10 Hal yang Terjadi pada 2 Agustus, dari Invasi Kuwait hingga Emas Olimpiade Indonesia
Kembalinya elemen-elemen khas era 2000-an menjadi bukti bahwa dunia fashion terus bergerak dalam siklus. Apa yang dulu sempat dipandang sebelah mata, kini justru tampil sebagai tren baru yang digemari Gen Z dan kembali mendapat tempat di dunia mode.
Editor : Adi Pras