Lagu Lama Kembali Masuk Playlist, TikTok Kenalkan ke Generasi Baru

Rahma Azra Calista • Dipublikasikan Minggu, 2 Agustus 2026 | 20:08 WIB
Lagu lama kembali didengar generasi muda setelah potongannya ramai digunakan sebagai audio dalam berbagai konten TikTok. (AI Generated)
Lagu lama kembali didengar generasi muda setelah potongannya ramai digunakan sebagai audio dalam berbagai konten TikTok. (AI Generated)

SOLOBALAPAN.COM - Membuka TikTok kini tak selalu mempertemukan pengguna dengan lagu-lagu baru. Di sela berbagai video yang muncul di FYP, tak jarang terdengar lagu yang telah dirilis bertahun-tahun lalu.

Mulai dari My Love milik Westlife, Kasih Tak Sampai dari Padi, Terpukau milik Astrid, hingga Cinta Terlarang dari The Virgin.

Meski usianya tak lagi muda, potongan lirik dan melodinya kembali akrab di telinga banyak orang, bahkan masuk ke playlist generasi yang baru mengenalnya.

Baca Juga: Sudah Ngantuk tapi Masih Scrolling, Kenapa Sering Sengaja Tidur Malam?

Kembalinya lagu-lagu tersebut menunjukkan bahwa cara orang menemukan musik telah berubah. Jika dulu lagu populer banyak dikenal melalui radio, televisi, atau video musik, kini cukup dengan mendengar potongan lagu berdurasi belasan detik di media sosial.

Dari sana, rasa penasaran muncul dan banyak pengguna akhirnya mencari versi lengkapnya di Spotify, YouTube, atau platform streaming musik lainnya.

Perubahan kebiasaan itu juga tercermin dalam penelitian berjudul “Pengaruh Audio TikTok terhadap Musisi Lokal Indonesia”.

Penelitian tersebut menyebut TikTok berkembang menjadi salah satu music discovery platform, yaitu media yang membantu pengguna menemukan musik.

Baca Juga: Dupe Kultur Kian Diminati, Produk Mirip Bukan Berarti Barang KW

Semakin sering sebuah lagu digunakan sebagai latar video, semakin besar pula peluang lagu tersebut menjangkau pendengar yang lebih luas.

Hal itu terlihat dari kembali populernya sejumlah lagu lama. My Love milik Westlife kembali sering digunakan dalam konten bertema nostalgia, perjalanan, hingga kebersamaan bersama keluarga.

Lagu Kasih Tak Sampai dari Padi juga banyak menghiasi video bertema patah hati dan kenangan. Sementara itu, Terpukau milik Astrid kembali ramai setelah potongan lagunya digunakan dalam berbagai konten.

Begitu pula Cinta Terlarang dari The Virgin yang kembali akrab di telinga pengguna media sosial melalui beragam video yang berseliweran di FYP.

Banyak pengguna yang mendengar lagu-lagu tersebut bahkan tidak mengetahui kapan lagu itu pertama kali dirilis.

Baca Juga: Asal Usul Simpang Panggung Solo, Dari Pos Berburu Bangsawan Keraton hingga Simpang Tersibuk

Ada pula yang baru mengetahui judul maupun penyanyinya setelah lagu tersebut berulang kali muncul di media sosial. Kondisi ini menunjukkan bahwa lagu lama masih dapat menjangkau pendengar baru meski telah lama hadir di industri musik.

Bagi para musisi, fenomena ini menjadi peluang untuk memperkenalkan kembali karya yang pernah dirilis bertahun-tahun lalu.

Ketika sebuah lagu kembali ramai digunakan sebagai latar video, jumlah pemutarannya di platform streaming pun berpotensi meningkat tanpa harus merilis lagu baru.

Baca Juga: Band Pop Punk Jogja Colorcode Resmi Comeback, Umumkan Akan Rilis Dua Lagu Anyar Dalam Waktu Dekat

Di sisi lain, pendengar memperoleh kesempatan menemukan lagu-lagu yang mungkin belum pernah mereka dengarkan sebelumnya.

Meski demikian, popularitas di media sosial umumnya bergerak sangat cepat. Lagu yang ramai digunakan hari ini bisa saja tergantikan oleh tren lain dalam waktu singkat.

Namun, hal itu tidak mengubah kenyataan bahwa media sosial telah membuka peluang bagi karya-karya lama untuk kembali mendapat perhatian.

Tidak semua lagu lama dapat mengalami hal serupa. Biasanya, lagu yang kembali populer memiliki potongan lirik yang mudah diingat, melodi yang kuat, atau mampu mewakili perasaan banyak orang sehingga cocok digunakan dalam berbagai jenis konten.

Baca Juga: Siapa Penemu Kereta Api Uap? Mengenal Tokoh di Balik Lahirnya Lokomotif Modern

Dari satu video ke video lainnya, lagu tersebut terus diputar hingga akhirnya kembali dikenal oleh masyarakat.

Di tengah cepatnya pergantian tren di media sosial, lagu-lagu lama ternyata masih memiliki ruang untuk kembali didengar.

Selama memiliki lirik yang dekat dengan pengalaman banyak orang dan melodi yang mudah diingat, sebuah lagu bisa kembali menemukan pendengarnya, meski telah dirilis bertahun-tahun lalu.

Editor : Adi Pras
Lagu Lama nostalgia musik tiktok streaming