SOLOBALAPAN.COM - Media sosial tak hanya melahirkan tren baru, tetapi juga kosakata yang terus berkembang. Belakangan, sejumlah istilah gaul bermunculan dan ramai digunakan warganet dalam unggahan maupun kolom komentar.
Di balik penyebutannya yang terdengar unik, setiap istilah memiliki makna dan konteks penggunaan yang berbeda sehingga tak sedikit orang dibuat bingung saat pertama kali menemukannya.
Dikutip dari penelitian berjudul "Analisis Penggunaan Bahasa Gaul dalam Media Sosial TikTok", bahasa gaul merupakan variasi bahasa yang berkembang di kelompok tertentu sebagai sarana komunikasi sekaligus ekspresi diri.
Baca Juga: Blush Blindness Lagi Tren, Tapi Apakah Cocok untuk Semua Orang?
Istilah-istilah tersebut umumnya memiliki makna khas yang berbeda dari penggunaan bahasa pada umumnya sehingga menjadi identitas dalam pergaulan, terutama di kalangan remaja. Berikut beberapa istilah yang belakangan ramai digunakan di media sosial beserta maknanya.
- FOMO
Fomo merupakan singkatan dari Fear of Missing Out, yaitu perasaan takut tertinggal informasi, tren, atau pengalaman yang sedang ramai diperbincangkan. Istilah ini kerap digunakan untuk menggambarkan seseorang yang selalu ingin mengikuti perkembangan media sosial. - Plenger
Plenger adalah istilah gaul yang merujuk pada tingkah laku yang aneh, random, atau nyeleneh. Selain itu, kata ini juga digunakan untuk menggambarkan kondisi seseorang yang terlihat linglung atau bengong dalam situasi tertentu. - Nyawit
Nyawit merupakan istilah gaul yang digunakan untuk menyebut upaya mencari keuntungan dari suatu situasi. Di media sosial, Ungkapan seperti "nyawit nih orang" biasanya dilontarkan sebagai bentuk sindiran atau ketidakpercayaan terhadap seseorang. - My Bini Gue
Ungkapan my bini gue digunakan sebagai candaan untuk menyebut seseorang sebagai "istri saya". Istilah ini biasanya ditujukan kepada idola, selebritas, atau karakter favorit sebagai bentuk kekaguman. - Menyala Abangku
Frasa menyala abangku dipakai sebagai ungkapan pujian kepada seseorang yang dianggap berhasil melakukan sesuatu dengan baik atau tampil mengesankan. Kalimat ini juga sering digunakan sebagai bentuk apresiasi di kolom komentar. - Core
Core merupakan istilah gaul yang digunakan untuk menggambarkan ciri khas atau esensi dari suatu suasana maupun gaya hidup. Contohnya, student core digunakan untuk menyebut kumpulan momen yang dianggap mewakili kehidupan seorang pelajar. - Yapping
Yapping berasal dari bahasa Inggris yang berarti berbicara terus-menerus. Dalam penggunaan di media sosial, istilah ini sering ditujukan kepada seseorang yang terlalu banyak ngomong atau bercerita secara panjang lebar. - Mewing
Mewing dikenal sebagai teknik membentuk garis rahang. Kini, istilah tersebut lebih sering dikaitkan dengan tren berpose agar rahang terlihat lebih tegas saat berfoto atau membuat video. - Sigma
Sigma digunakan untuk menyebut seseorang yang dianggap keren atau percaya diri. Di media sosial, kata ini sering digunakan sebagai bentuk pujian, tetapi tidak jarang juga dipakai secara bercanda atau sarkastis melalui meme dan video pendek.
Kemunculan berbagai istilah tersebut menunjukkan bahwa bahasa di media sosial terus berkembang mengikuti tren dan kreativitas.
Baca Juga: Spider-Man Kembali ke Bioskop, Mengapa Pahlawan Super Ini Tak Pernah Kehilangan Penggemar?
Meski sebagian hanya populer dalam waktu tertentu, tidak sedikit istilah yang akhirnya menjadi bagian dari percakapan sehari-hari dan memperkaya ragam bahasa di era digital.
Editor : Adi Pras