SOLOBALAPAN.COM – Fenomena penggunaan second account atau akun kedua di Instagram semakin banyak diminati.
Berbeda dengan akun utama yang umumnya digunakan untuk membagikan aktivitas kepada publik, second account lebih sering dimanfaatkan sebagai ruang yang bersifat pribadi dan hanya dapat diakses oleh orang-orang terdekat.
Dikutip dari penelitian berjudul "Fenomena Pengguna Second Account di Instagram dalam Aktualisasi Diri pada Remaja (Studi Kasus Fenomenologi di Wilayah Jakarta Timur)", second account Instagram menjadi ruang yang lebih privat bagi remaja.
Baca Juga: Belanja Boleh, Kalap Jangan: Mengenal Tren No Buy Challenge
Biasanya digunakan untuk berbagi konten pribadi, mengekspresikan perasaan, serta mengeksplorasi identitas diri tanpa tekanan sosial yang kerap muncul di akun utama.
Melalui akun kedua, pengguna cenderung membagikan aktivitas sehari-hari, keluh kesah, hingga foto atau video yang tidak mereka unggah di akun utama.
Hal tersebut membuat second account dianggap sebagai tempat yang lebih nyaman untuk berinteraksi tanpa harus memikirkan citra diri di media sosial.
Baca Juga: Tak Perlu Menunggu Undangan, Tiga Tempat Makan di Solo Ini Sajikan Menu Manten
Selain itu, akun kedua biasanya hanya diikuti oleh teman-teman terdekat atau orang yang benar-benar dipercaya.
Lingkup pertemanan yang lebih terbatas membuat pengguna merasa lebih leluasa menyampaikan pendapat, membagikan cerita, hingga berinteraksi tanpa khawatir mendapat penilaian dari banyak orang.
Kondisi tersebut menjadi salah satu alasan mengapa second account semakin diminati.
”Saya lebih nyaman pakai second account karena bisa lebih bebas mengekspresikan diri. Biasanya juga buat upload yang alay-alay, terus kadang buat stalking akun lain,” ujar Gendis, mahasiswi salah satu pengguna second account Instagram.
Ia mengaku membuat akun kedua agar lebih leluasa membagikan aktivitas sehari-hari tanpa khawatir dilihat banyak orang.
Menurutnya, akun tersebut hanya diikuti oleh teman-teman terdekat sehingga ia merasa lebih nyaman untuk berekspresi. Fenomena ini juga menunjukkan adanya perubahan cara pengguna memanfaatkan media sosial.
Jika sebelumnya Instagram lebih banyak digunakan sebagai tempat membangun citra diri melalui unggahan yang rapi dan estetik, kini sebagian pengguna justru mencari ruang yang lebih personal untuk menampilkan sisi lain dari keseharian mereka.
Baca Juga: Asal-usul Kampung Jagalan: Kampung yang Tumbuh dari Profesi Penyembelih Hewan di Era Keraton
Seiring berkembangnya media sosial, keberadaan second account tidak lagi dipandang sebagai sekadar akun cadangan.
Bagi sebagian pengguna, akun tersebut menjadi ruang berekspresi yang lebih bebas sekaligus sarana menjaga privasi di tengah aktivitas digital yang semakin terbuka.
Editor : Adi Pras