SOLOBALAPAN.COM - Rilis pada 16 April 2026, film "Tiba-Tiba Setan" yang diproduksi Ess Jay Studios bersama Sinegrande ini hadir membawa cerita yang ringan namun absurd dengan genre horor sekaligus komedi.
Disutradarai oleh Etienne Caesar , film ini mengangkat cerita tentang kakak beradik yang datang ke sebuah hotel tua terbengkalai demi mencari harta karun peninggalan ayahnya.
Namun diam-diam salah satu dari mereka ternyata telah menyewa penjaga hotel untuk berpura-pura menjadi hantu demi melancarkan suatu rencana.
Rencana yang mulanya hanya prank dan rekayasa itu justru membangkitkan arwah asli seorang wanita yang dulu dibunuh dan dikubur di hotel itu.
Sejak itu, teror mistis mulai bermunculan sehingga orang-orang di hotel harus bertahan hidup dari gangguan gaib yang semakin tidak terkendali.
Yang menarik dari film ini adalah ketika konflik dari kebohongan manusia yang perlahan berubah menjadi mimpi buruk sungguhan. Berbeda dari film horor pada umumnya yang menghadirkan mahluk gaib sesungguhnya dari sejak awal cerita.
Cara tersebut membuat unsur komedi dan horor berjalan bersamaan. Situasi yang awalnya lucu berubah menjadi panik ketika semua orang sadar bahwa teror yang muncul bukan lagi bagian dari rencana mereka.
Baca Juga: Cuma Rp27 Jutaan, Yamaha Lexi LX 155 Tawarkan Mesin VVA Aerox dengan Harga Paling Ramah di Kantong
Selain itu ada jelangkung sebagai elemen permainan mistis, ini membuat "Tiba-Tiba Setan" menjadi akrab dengan budaya Indonesia tentang cerita permainan mistis dan ritual pemanggilan arwah.
Film ini merupakan debut layar lebar bagi Ess Jay Studios, meski disebut debut namun pada film "Tiba-Tiba Setan" ini sudah menghasilkan satu juta penonton sejak tayang dibioskop Indonesia.
Kesuksesan tersebut menunjukkan bahwa horor komedi masih menjadi tempat kuat di perfilman Indonesia, terutama ketika mampu menghadirkan konsep sederhana namun dekat dengan budaya masyarakat.
Dari "Tiba-Tiba Setan" tampaknya Etienne Caesar ingin memperlihatkan bahwa ketakutan tidak selalu muncul dari suasan serius dan gelap. Justru terkadang ketakutan muncul ata akibat kebodohan manusia yang awalnya hanya ingin bermain-main dengan dunia gaib. (ags)
Editor : Laila Zakiya