Berita Utama Solo Raya Entertainment Lifestyle Sport Kesehatan Ekonomi Teknologi Otomotif Sriwedaren Wisata dan Kuliner Persis Solo

Self Improvement Jadi Bacaan Favorit Gen Z, Apa yang Sebenarnya Dicari?

Laila Zakiya • Sabtu, 11 April 2026 | 18:10 WIB

Ilustrasi buku bacaan. Buku Nanti Kita Cerita Tentang Hari Ini. (pexels.com/Rifaldimas)
Ilustrasi buku bacaan. Buku Nanti Kita Cerita Tentang Hari Ini. (pexels.com/Rifaldimas)

 

SOLOBALAPAN.COM - Buku bertema self improvement kini menjadi salah satu jenis bacaan yang banyak diminati oleh generasi muda, khususnya Gen Z.

Di tengah perubahan gaya hidup dan tekanan sosial yang semakin kompleks, buku tidak lagi sekadar menjadi sumber hiburan, tetapi juga sarana untuk mencari arah dan memahami diri sendiri. 

Minat terhadap buku pengembangan diri terlihat dari meningkatnya popularitas genre ini di berbagai platform.

Data dari Statista, menunjukkan bahwa buku bertema pengembangan diri termasuk dalam kategori yang mengalami pertumbuhan signifikan dalam beberapa tahun terakhir, seiring dengan meningkatnya perhatian terhadap isu kesehatan mental dan keseimbangan hidup. 

Fenomena ini juga berkaitan dengan kondisi psikologis generasi muda saat ini.

Baca Juga: Reaksi Menohok Virgoun Usai Kabar Kehamilan Lindi Fitriyana Viral Usai Sebulan Nikah, Pamer Foto di Pantai Sambil Sindir Netizen

Menurut Emma Adam, PhD dari American Psychological Association menyebutkan bahwa tingkat stres di kalangan generasi muda rata-rata 5,3 dari 10, cenderung lebih tinggi dibandingkan generasi sebelumnya.

Tekanan dari lingkungan sosial, pendidikan, hingga tuntutan produktivitas menjadi faktor yang mendorong pencarian solusi melalui berbagai cara, termasuk membaca buku. 

Di sisi lain, media sosial turut memperkuat tren ini.

Banyak konten yang membagikan kutipan motivasi, rangkuman buku, hingga pengalaman pribadi setelah membaca.

Hal ini membuat buku self improvement terasa lebih dekat dan relevan dengan kehidupan sehari hari.

Rekomendasi bacaan tidak lagi datang dari jalur konvensional, tetapi juga dari platform digital yang mudah diakses. 

Buku self improvement menawarkan berbagai tema yang beragam, mulai dari cara mengelola emosi, membangun kebiasaan baik, hingga mencapai tujuan hidup.

Baca Juga: Tragedi SMPN 2 Sumberlawang Jadi Alarm: Disiplin Guru Disidak, CCTV Sekolah Diwacanakan

Bagi sebagian pembaca, buku buku ini menjadi panduan awal untuk memahami masalah yang dihadapi, sekaligus mencari solusi praktis yang bisa diterapkan. 

Akan tetapi, tren ini juga memunculkan pertanyaan mengenai tujuan utama pembacanya.

Apakah buku self improvement benar benar digunakan sebagai alat untuk berkembang, atau hanya menjadi bagian dari tren yang sedang populer?

Sebab, tidak sedikit pembaca yang mengonsumsi konten motivasi tanpa benar benar menerapkannya dalam kehidupan sehari hari. 

Kondisi ini menunjukkan bahwa membaca buku pengembangan diri tidak selalu berkaitan dengan hasil akhir, tetapi juga proses pencarian.

Baca Juga: Ruam Pada Campak Berbeda dengan Demem Berdarah Dengue, Begini Cara Membedakannya!

Di tengah dinamika kehidupan modern, anak muda tampaknya membutuhkan ruang untuk memahami diri sendiri, dan buku menjadi salah satu medium yang dipilih. 

Dengan terus berkembangnya minat terhadap genre ini, buku self improvement diperkirakan akan tetap menjadi bagian penting dalam kebiasaan membaca generasi muda.

Baik sebagai kebutuhan maupun tren, fenomena ini mencerminkan perubahan cara pandang terhadap literasi yang semakin personal dan dekat dengan kehidupan sehari hari. (Arp/lz)

Editor : Laila Zakiya
#tren #buku #anak muda #Self Improvement