SOLOBALAPAN.COM - Di tengah gemuruh riuhnya berita yang begitu cepat muncul dan tenggelam di media sosial, sebuah isu yang berangkat dari karya novel lama kembali muncul di permukaan dan mendadak ramai di perbincangkan, dikutip, dan dibaca kembali oleh anak anak muda.
Pada platfrom seperti Tiktok dan Instagram, potongan scene teaser film adaptasi dari novel karya Leila S. Chudori yang berjudul 'laut Bercerita' beredar dalam bentuk video pendek dan unggahan visual.
Beberapa pengguna menuliskan kutipannya pada sebuah postingan ulang video dan sebagian lain menampilkan potret cover buku tersebut dengan suasana yang penuh emosional.
Dalam akun youtube Cinepolis Indonesia, teaser film 'Laut Bercerita' telah dirilis sejak 8 April 2026 lalu dan telah mencapai 108.817 viewers dalam jangka waktu satu bulan.
Hal tersebut berpengaruh pada novel yang dulunya hanya dibaca oleh segelintir orang, kini menjadi marak dibaca generasi muda di semua kalangan.
Dilansir dari kolom komentar teaser film Laut Bercerita, banyak pembaca muda yang mengaku pertama kali mengenal novel tersebut dari film.
Sebagian lainnya terhanyut dalam algoritma yang muncul di beranda. Rasa penasaran yang mereka alami kemudian mendorong untuk mencari, membeli, ataupun meminjam buku novel tersebut.
Laporan digital dari We Are Social, menunjukkan bahwa masyarakat indonesia menghabiskan lebih dari 2 jam 23 menit per hari di di platform media sosial pilihan mereka, dengan berbagai aktivitas mulai dari berbelanja, hiburan hingga mencari informasi tentang apapun (2024).
Sehingga menjadikan platfrom ini sebagai ruang utama dalam membentuk tren, termasuk dalam hal membaca.
Kondisi ini membuat buku tidak lagi hanya dikenal melalui jalur konvensional seperti toko buku atau perpustakaan.
Sebaliknya, media sosial menjadi pintu masuk baru bagi pembaca untuk menemukan judul – judul tertentu seperti buku novel lama 'Laut Bercerita' yang kembali populer.
Fenomena yang terjadi pada laut bercerita menunjukkan bagaimana kombinasi antara viralitas media sosial dan momentum adaptasi film mampu menghidupkan kembali minat terhadap sebuah karya.
Di tengah arus konten yang cepat berganti, kemunculan kembali buku Laut Bercerita menandai bahwa sebuah karya yang viral dapat mempengaruhi minat seseorang untuk membaca. (arp/lz)
Editor : Laila Zakiya