SOLOBALAPAN.COM – Banyak orang merasa terganggu dengan tampilan pori-pori besar di wajah.
Tapi, benarkah pori-pori bisa dikecilkan?
Dalam penjelasannya melalui akun TikTok @mimoow, dokter sekaligus musisi dr. Tompi memberikan pencerahan penting seputar mitos dan fakta mengenai pori-pori.
Menurut dr. Tompi, pori-pori adalah bagian alami dari kulit yang tidak bisa dihilangkan atau benar-benar mengecil secara permanen.
Namun, dengan perawatan kulit yang tepat, tekstur kulit bisa jadi lebih halus dan tampilan pori-pori menjadi lebih samar.
“Kalau kulitnya sehat, skincare-nya pas, produksi kelembapan terjaga, keseimbangan kulit bagus, maka tekstur kulit akan terasa nyaman dan pori-pori terlihat normal,” jelas dr. Tompi.
Yang menarik, dr. Tompi juga mengungkapkan bahwa banyak pasien yang mengira memiliki pori-pori besar, padahal sebenarnya itu adalah bopeng bekas jerawat.
Hal ini penting dipahami agar penanganannya tidak keliru.
Apa Bedanya?
Pori-pori: Lubang kecil tempat keluarnya minyak dan rambut. Bersifat alami dan tidak berbahaya.
Bopeng: Bekas luka atau jaringan parut akibat peradangan jerawat yang parah atau pemencetan jerawat yang tidak tepat.
Bopeng memang menyerupai pori-pori besar, namun bentuknya lebih dalam dan permanen.
Oleh karena itu, penanganan untuk bopeng membutuhkan pendekatan medis, seperti microneedling, laser, atau perawatan kulit lainnya yang lebih intensif.
Kapan Harus ke Dokter Kulit?
Jika kamu tidak yakin apakah itu pori-pori atau bopeng, sebaiknya konsultasikan langsung dengan dokter kulit.
Diagnosis yang tepat akan menentukan jenis perawatan yang paling sesuai dengan kondisi kulitmu. (sbl/lz)
Editor : Laila Zakiya