Berita Utama Solo Raya Entertainment Lifestyle Sport Kesehatan Ekonomi Teknologi Otomotif Sriwedaren Wisata dan Kuliner Persis Solo Sepak Bola

Dari Hobi hingga Cuan: Menilik Tren Lovebird di Kalangan Kicau Mania

Andi Aris Widiyanto • Senin, 16 Juni 2025 | 21:15 WIB

Lovebird: Si Burung Cinta yang Tak Pernah Kehilangan Pesona
Lovebird: Si Burung Cinta yang Tak Pernah Kehilangan Pesona

SOLOBALAPAN.COM – Masih ingat tren burung lovebird yang sempat menghebohkan dunia kicau beberapa tahun lalu?

Burung kecil nan berwarna-warni ini dulunya menjadi primadona di kalangan kicau mania karena keunikan suaranya dan tampilan fisiknya yang mencolok.

Lovebird—yang termasuk dalam keluarga burung paruh bengkok—pernah mengalami masa keemasan.

Baca Juga: Mees Hilgers Ungkap Pemain Tertinggi dan Tercepat di Timnas Indonesia, Siapa Saja?

Populernya burung ini bahkan sempat membuat harganya meroket, terutama untuk jenis-jenis tertentu dengan kombinasi warna dan suara kicauan yang khas.


Warna Cerah, Suara Unik

Julukan "burung cinta" bukan tanpa alasan. Selain penampilannya yang menarik, lovebird juga dikenal karena karakter suaranya yang khas dan menggemaskan: “kek kek kek kek...”—gaya kicauan yang unik ini bahkan menjadi parameter utama dalam lomba-lomba kicau lovebird.

Dalam satu ekor lovebird, umumnya terdapat kombinasi tiga warna cerah, seperti:

Baca Juga: Sah! Al Ghazali Nikahi Alyssa Daguise, Ini Maskawinnya yang Bikin Heboh

Jenis albino (putih polos), lutino (kuning terang dengan mata merah), serta varian pastel yang lembut juga menjadi incaran kolektor.

Warna-warna ini tidak hanya mempercantik tampilan, tetapi juga menjadi faktor utama dalam menentukan nilai jual burung tersebut.

Jenis tertentu yang memiliki warna mata merah—terutama pada albino dan lutino—menambah daya tarik tersendiri karena dianggap lebih eksklusif dan langka.


Baca Juga: Ini Link dan Cara Cek Pengumuman Hasil Seleksi PPPK 2024 Tahap 2, Sudah Bisa Diakses Hari Ini!

Dari Hobi Jadi Lomba Bergengsi

Popularitas lovebird di arena kicau membuatnya memiliki kelas tersendiri dalam berbagai kontes. Penilaian lomba lovebird umumnya berfokus pada durasi kicauan dan kerapatan suara. Semakin lama dan padat suara “kek kek kek” yang dikeluarkan, semakin tinggi nilainya di mata juri.


Lovebird sangat mudah dipelihara dan cocok untuk peluang usaha
Lovebird sangat mudah dipelihara dan cocok untuk peluang usaha

Mudah Dipelihara dan Dibudidayakan

Salah satu kelebihan lovebird adalah kemudahan dalam perawatannya. Burung ini bisa diberi pakan utama berupa milet, biji sawi, dan kenari seed, serta makanan tambahan seperti jagung muda dan daun kangkung segar.

Untuk urusan budidaya, lovebird sangat cocok bagi pemula. Satu pasang lovebird bisa menghasilkan 4 hingga 5 anakan dalam sekali masa bertelur. Tak heran jika banyak pecinta burung mulai membudidayakannya sebagai ladang usaha sampingan.

Terdapat dua sistem umum dalam budidaya lovebird:

Dengan perawatan yang tepat dan manajemen yang baik, budidaya lovebird bisa menjadi peluang bisnis rumahan yang menjanjikan.


 

Lovebird bukan hanya cantik dan menggemaskan, tetapi juga menawarkan peluang ekonomi jika dikelola dengan serius. Dari sekadar hobi, burung kecil ini bisa menjadi aset produktif—baik dari segi keindahan, prestasi lomba, maupun potensi usaha ternak. (gus/an)

 

*Krisna Guslunawan

Editor : Andi Aris Widiyanto
#kicau mania #Lovebird #albino #burung cinta