SOLOBALAPAN.COM - Serial drama Malaysia Bidaah akhirnya mencapai akhir kisahnya di episode ke-15, menutup perjalanan yang penuh konflik, manipulasi, dan perjuangan batin dengan happy ending yang memuaskan.
Tokoh sentral Walid Muhammad yang diperankan dengan sangat meyakinkan oleh Faizal Hussein, akhirnya harus berhadapan dengan hukum setelah sekian lama menebar ajaran menyimpang melalui sekte Jihad Ummah.
Sekte ini dikenal memaksa pengikutnya untuk taat secara buta, bahkan sampai pada praktik pernikahan paksa dan pencucian keyakinan.
Dalam episode terakhir, suasana memanas ketika Walid berseteru dengan Hambali.
Namun, ketegangan berakhir saat pihak kepolisian mengepung lokasi sekte dan menangkap Walid beserta para pengikutnya.
Yang paling mengejutkan adalah sosok pelapor yang menghubungi polisi ternyata bukan Hambali ataupun Baiduri, tetapi Ummi Hafizah, salah satu perempuan yang sejak awal tampak dekat dan patuh terhadap Walid.
Baca Juga: Khidmat di Tengah Tradisi: Sungkeman Pangabekten Warnai Lebaran di Keraton Solo
Dalam drama Bidaah, karakter Ummi Hafizah diperankan oleh aktris senior Marissa Yasmin.
Ia bukan hanya menjadi figur pendukung, tetapi justru menjelma sebagai simbol perjuangan batin dan moralitas di tengah lingkungan yang kelam dan penuh tekanan.
Sebagai seorang ibu yang berada dalam tekanan ajaran menyimpang, Ummi Hafizah digambarkan sebagai korban sekaligus pahlawan sunyi, yang akhirnya berani mengambil langkah besar: melaporkan Walid ke pihak berwajib.
Keputusan inilah yang menjadi titik balik dalam cerita dan membuka jalan bagi para korban lainnya untuk bangkit dan keluar dari lingkaran sekte.
Kisah Ummi Hafizah menguatkan pesan bahwa keberanian bisa datang dari siapa saja, bahkan dari mereka yang paling taat terhadap pelaku.
Peran Marissa Yasmin dalam membawakan karakter ini pun menuai banyak pujian dari penonton.
Editor : Nindia Aprilia