SOLOBALAPAN.COM - Kota Solo akan menjadi pusat kemeriahan budaya pada Minggu (26/1) dengan dua karnaval besar yang berlangsung setelah Car Free Day (CFD).
Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Surakarta telah menyiapkan manajemen lalu lintas untuk mendukung kelancaran acara Kirab Budaya Keraton Kasunanan Surakarta dan Karnaval Budaya Grebeg Sudiro.
Kirab Budaya Keraton Kasunanan Surakarta
Rekayasa lalu lintas akan mulai diterapkan sejak pukul 09.00 WIB untuk mendukung pelaksanaan Kirab Jumenengan ke-21 Pakoe Boewono XIII.
Kepala Bidang Lalu Lintas Dishub Surakarta, Ari Wibowo, menjelaskan bahwa kirab akan dimulai dari Keraton Kasunanan Surakarta menuju Alun-alun Utara, Jl Mayor Kusmanto, Pasar Kliwon, Simpang Baturono, dan Jl Veteran.
Kirab kemudian melintas Jl Yos Sudarso, Jl Slamet Riyadi, sebelum kembali ke keraton via Alun-alun Utara.
Kirab yang melibatkan ratusan hingga ribuan abdi dalem dan tamu undangan ini diperkirakan berlangsung selama 1,5 hingga 2 jam.
Dishub memastikan pengaturan lalu lintas saat kirab tidak berbenturan dengan jam bubaran CFD di Jl Slamet Riyadi, yang berakhir pukul 09.00 WIB.
Grebeg Sudiro Meriahkan Siang Hari
Kemeriahan berlanjut dengan Karnaval Budaya Grebeg Sudiro di kawasan Pasar Gede.
Kegiatan ini dimulai pukul 12.00 hingga 17.30 WIB dengan penutupan akses jalan secara total dari Simpang Warung Pelem hingga Jembatan Pasar Gede saat acara utama berlangsung.
Rute karnaval dimulai dari Pasar Gede, Jl Jenderal Sudirman, Jl Mayor Kusmanto, Ketandan, Jl RE. Martadinata, Jl Cut Nyak Dien, Jl Juanda, Warung Pelem, dan kembali ke Pasar Gede.
Ari Wibowo juga menegaskan bahwa masyarakat diimbau mencari rute alternatif untuk menghindari kemacetan di pusat kota.
Dishub telah menyiapkan sejumlah kantong parkir untuk memudahkan pengunjung.
Dengan rangkaian acara yang padat, Minggu ini akan menjadi momen penuh warna yang menghidupkan budaya dan tradisi khas Kota Solo. (ves)
Editor : Nindia Aprilia