SOLOBALAPAN.COM - Mursid menjadi salah satu Tiktokers Indonesia yang kerap membuat konten berkaitan dengan makanan-makanan viral.
ia kerap mengolahnya sendiri di rumah dan membagikan proses pembuatannya kepada para penggemar.
Memiliki 4,8 juta pengikut di TikTok, Mursid berhasil menarik perhatian penonton dengan konten memasak namun diselingi hiburan lelucon.
Salah satu konten yang kini membuatnya makin populer adalah konten pembuatan udang balon.
Diketahui, untuk membuat udang balon ini memiliki trik tersendiri mulai dari takaran bahan-bahannya hingga suhu minyak yang digunakan.
Mursid telah mencoba berulang kali untuk membuat udang balon namun dirinya selalu gagal di proses akhir.
Ada sebanyak 3 konten yang dibuatnya di TikTok untuk pembuatan udang balon viral ini, namun dirinya masih juga gagal.
"Bosen banget sama udang melembung ini, yang lain-lain kenapa pada melembung ya" ucap Mursid heran dengan keberhasilan beberapa konten kreator ketika membuat udang balon.
Sebanyak 3 kali percobaan yang dilakukan oleh Mursid, dirinya belum juga berhasil untuk membuat udang balon.
Di percobaan ke tiga, dirinya bisa membuat udang balon namun tidak melembung seperti yang dilakukan oleh konten creator lainnya.
"Selamat bang mursid udangnya kurang melembung" tulis Ban Ban di akun TikToknya.
Mursid langsung menjawab komentar tersebut dengan sebuah vt pembuatan udang balon seperti tiga kali percobaan konten sebelumnya.
Dalam video tersebut Mursid menjelaskan bahwa percobaan pembuatan udang balon ini merupakan yang ke enam kalinya.
Semua bahan yang digunakan masih sama seperti ketiga lainnya, namun pada kali ini dia membuat adonanya lebih kental dan pindah ke penggorengan lainnya.
Alangkah terkejutnya Mursid, ternyata saat menggoreng menggunakan wajan yang lebih kecil udang balon tersebut berhasil dibuatnya dengan sempurna.
"Heee mlembung, Alhamdulillah mlembung...akhirnyaa" ucap Mursid bahagia setelah udang balonnya berhasil dibuat.
Baru diunggah selama 5 jam, konten keberhasilan Mursid dalam membuat udang balon ini telah ditonton oleh 7,3 juta orang. (nda)
Editor : Nindia Aprilia