SOLOBALAPAN.COM - Desainer grafis Inggrid Wenas dan timnya resmi menjadi pemenang dalam sayembara desain logo HUT RI ke-79 setelah proses yang berlangsung sekitar sebulan lamanya.
Inggrid sendiri berasal dari Surabaya, Jawa Timur, dan merupakan anggota dari Asosiasi Desainer Grafis Indonesia (ADGI).
Pada 24 Juni 2024, ADGI melalui laman Instagramnya menjelaskan bahwa selain Inggrid, terdapat 5 kandidat lain yang turut serta dalam sayembara logo yang diselenggarakan oleh ADGI dan Kemenparekraf.
Mereka adalah Achmad Choir dari Chapter Malang, Rahmat Zulfikar dari Chapter Makassar, Steven Dian Marryko dari Chapter Jakarta, Ahmad Rifqi A. dari Chapter Bandung, dan Anthony Saputra dari Chapter Yogyakarta.
Dari sekian banyak kandidat yang berpartisipasi, karya yang dibuat oleh Inggrid lah yang akhirnya terpilih sebagai juara.
Dilansir oleh Kementerian Sekretariat Negara, desain logo untuk peringatan HUT RI ke-79 terdiri dari angka 79 yang melambangkan usia Indonesia saat ini.
Tema yang diusung untuk tahun ini adalah "Nusantara Baru Indonesia Maju", yang menggambarkan tiga transisi penting, yakni:
- Menyongsong Ibu Kota baru
- Pergantian pemimpin
- Indonesia Emas 2045.
Makna konsep visual logo 79
-
Negara Kepulauan: Desain angka 79 yang terbentuk dari bagian-bagian terpisah mewakili Indonesia sebagai negara kepulauan yang terdiri dari banyak pulau yang bersatu sebagai satu kesatuan.
-
Lambang Negara: Bagian ujung angka 7 yang menyerupai paruh burung Garuda melambangkan Pancasila sebagai pilar kebangsaan dan juga kekuatan negara.
-
Pertumbuhan Ekonomi: Simbol harapan untuk meningkatkan investasi, ekspor, dan arah kemajuan ekonomi yang berkelanjutan.
-
Keberlanjutan: Arah lengkungan yang saling terhubung melambangkan prinsip pembangunan berkelanjutan, di mana setiap langkah mendukung masa depan yang lebih baik.
-
Ekonomi Hijau: Bentuk dahan dan daun dari angka 9 mencerminkan prinsip ekonomi hijau yang berkesinambungan dengan alam dan menjaga kelestarian lingkungan.
-
Persatuan & Harapan: Bagian kaki angka 7 dan 9 yang menyatu melambangkan persatuan masyarakat Indonesia dalam keberagaman, dengan harapan bersama menuju masa depan yang lebih baik.
-
Kesetaraan: Dua gelombang dengan arah yang sama di atas angka 7 dan di bawah angka 9 melambangkan tujuan Indonesia untuk desentralisasi dan pemerataan pembangunan, memastikan semua daerah mendapatkan perhatian dan pengembangan yang setara.
Makna dari konsep elemen grafis pada logo
Desain logo ini menggambarkan konsep yang terinspirasi dari pola kekayaan alam Indonesia, yang serupa dengan aliran sungai sebagai sumber kehidupan.
Sungai menggambarkan beragam elemen yang pada akhirnya bersatu dalam aliran yang sama, simbolisasi rumpun yang menyatukan kekuatan menuju visi Nusantara Baru Indonesia Maju.
Bentuk keseluruhan yang meliuk-liuk dan panjang menyerupai ikon Sungai Kapuas di Kalimantan, mengandung makna dan harapan bahwa Indonesia menjadi negara yang dinamis dan progresif.
Elemen grafis logo ini terdiri dari 4 pilar dinamis yang melambangkan fondasi kebangsaan Indonesia: Pancasila, Undang-Undang Dasar 1945, Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), dan Bhineka Tunggal Ika.
Hal ini mencerminkan harapan bahwa Indonesia akan terus berkembang sesuai dengan zaman, namun tetap teguh pada nilai-nilai luhur.
Dikutip Solobalapan.com di kolom komentar akun resmi Kementerian Sekretariat Negara @kemensetneg.ri. Logo ini dibanjiri komentar positif warganet.
"Nah ini baru kembali elegant kaya yg 74,76," tulis @janganlu.hagia.
"Keren, btw logo ngambil lambang dari alam itu seperti logo piala dunia U20 yg batal kemaren," tulis @arifmuhammad.
" mantap keren, menyala indonesia ku," tulis @dokiagus.saputra. (did)
Editor : Didi Agung Eko Purnomo