Berita Utama Solo Raya Entertainment Lifestyle Sport Kesehatan Ekonomi Teknologi Otomotif Sriwedaren Wisata dan Kuliner Persis Solo Sepak Bola

Tren Hijab Ini Booming saat Lebaran 2024, Ada Hal yang Perlu Diperhatikan Masyarakat Solo Raya saat Mengaplikasikannya

Maulida Afifa Tri Fahyani • Sabtu, 13 April 2024 | 15:30 WIB

 

Ilustrasi tren hijab untuk Lebaran 2024. (MAULIDA AFIFA/ RADAR SOLO)
Ilustrasi tren hijab untuk Lebaran 2024. (MAULIDA AFIFA/ RADAR SOLO)

SOLOBALAPAN.COM - Hijab tidak hanya sekadar menjadi pakaian penutup aurat, namun sudah menjelma menjadi tren tersendiri bagi masyarakat Solo Raya saat ini, teutama pada saat Lebaran.

Fashion designer Solo Thea Adjeng menjelaskan, layaknya fashion, tren hijab Lebaran tak jauh beda dari warna-warna netral atau kalem.

"Mode hijab masih tetap hijab yang simpel. Dengan warna-warna lembut dan motif-motif cantik. Tidak mencolok," kata Thea seperti dikutip dari Radar Solo.

Tren hijab pashmina, kata Thea, juga booming di Idul Fitri ini. Pashmina yang menyatu dengan ciput, sehingga menimbulkan kesan simpel tapi tetap elegan.

"Seperti sekarang ini yang lagi tren hijab plus ciput. Itu tren banget, apalagi di media sosial," terang Thea.

"Karena simpel dan bahannya katun combed, nggak begitu panas. Nah itu sangat digemari," ungkapnya.

Satu sisi, hijab ala malaysian style bisa diadopsi.

"Sebenarnya style hijab malaysian dan Indonesia itu hampir sama. Pakai pashmina dan ciput," urainya.

Hijab plus ciput, menurut Thea, bisa menimbulkan kesan lebih trendy dan muda bagi pemakainya.

Itulah mengapa hijab tersebut digemari kalangan anak muda. Sedangkan kalangan yang lebih dewasa memakai hijab rempel yang langsung pakai saat Lebaran.

“Pashmina plus ciput itu bisa menyesuikan bentuk wajah. Secara model, ciputnya juga bisa dipakai di depan, bisa dipakai di belakang," jelasnya.

"Jadi menyesuaikan. Terus juga cocok untuk semua acara formal/resmi maupun santai,” terangnya.

Pemilihan bahan dan warna hijab, imbuh Thea, menentukan kenyamanan dan penampilan seseorang. Warna kalem tone atau pastel disebutnya sedang tren.

Untuk itu, masyarakat perlu paham rumus hijab yang sesuai. Salah satunya, jika tone warna baju terang, hijabnya bisa berwarna 2-3 kali tone lebih gelap.

Sebaliknya. Kalau bajunya cenderung gelap. Hijab bisa 2-3 kali lebih terang.

"Tentunya tetap syari sesuai momen Idul Fitri. Meski ada beragam desain hijab, menurut saya, pilih yang tidak terlalu ramai," saran Thea. (ul/wa/rei)

Editor : Reinaldo Suryo Negoro
#tren #hijab #lebaran 2024 #solo