Berita Utama Solo Raya Entertainment Lifestyle Sport Kesehatan Ekonomi Teknologi Otomotif Sriwedaren Wisata dan Kuliner Persis Solo

5 Teknik yang Bisa Diandalkan untuk Memancing di Waduk Sekitar Solo

Reinaldo Suryo Negoro • Rabu, 17 Januari 2024 | 03:14 WIB
Ada sejumlah teknik memancing yang bisa dipraktekkan di sekitar waduk Kota Solo  (ISTOCKPHOTO.COM)
Ada sejumlah teknik memancing yang bisa dipraktekkan di sekitar waduk Kota Solo (ISTOCKPHOTO.COM)

SOLOBALAPAN.COM - Kota Solo dikelilingi sejumlah waduk yang bisa dimanfaatkan untuk menyalurkan hobi memancing.

Memancing dapat dilakukan dengan alat dan bahan umpan yang sederhana yang paling penting ada umpan dan kail.

Namun, memancing akan lebih efektif apabila dilakukan dengan teknik yang tepat.

Dilansir dari laman Rimbakita.com, berikut beberapa teknik memancing yang dapat diterapkan, bahkan oleh pemula sekalipun.

1. Teknik Flying Lining

Teknik Flying Lining ini jadi cara memancing pertama yang bisa kamu pelajari.

Memancing ikan dengan teknik ini biasanya memakai ikan hidup sebagai umpan yang diikat dengan balon.

Memancing memakai teknik ini dengan membiarkan umpan menjauhi kapal.

Hal ini juga bisa dimanfaatkan untuk mencari spot terbaik saat menunggu umpan disambar ikan.

Saat umpan disambar, jangan kaget dan panik jika pergerakan ikan bisa membuat geser lokasi pemancing sekitar 1-2 meter dari posisi awal.

Balon yang ada pada umpan berguna supaya ikan tak berenang ke bawah agar mudah ditangkap.

2. Teknik Bottom Fishing

Teknik Bottom Fishing jadi teknik dasar dan paling umum digunakan oleh para pemula karena teknik ini sangat sederhana.

Teknik ini hanya memerlukan rangkaian dasar pancing yang dikasih umpan dan langsung dilempar ke dalam air dan tunggu hingga ada ikan yang memakan umpan.

Teknik mancing ini juga dikenal dengan sebutan mancing dasaran, menggunakan joran dengan reel spinning atau overhead reel.

Kamu juga bisa menggunakan tangan kosong untuk memancing.

Akan tetapi, memancing dengan teknik ini membutuhkan pemberat besi atau timah tergantung dari derasnya arus lokasi memancing.

3. Teknik Negek

Teknik negek sering dikenal masyarakat dengan nama ngegarong.

Teknik ini memakai lumut laut sebagai umpan. selain itu, menggunakan umpan lain sesuai dengan makanan kesukaan ikan.

Uniknya, umpan tidak dikaitkan pada kail namun dijepit di atas garong.

4. Teknik Trolling

Biasanya pemancing menggunakan teknik trolling dan menggunakan umpan jenis rapala yang dimana umpan tersebut adalah umpan buatan.

Pemancing profesional biasanya memastikan jarak umpan dari kapal sekitar 10 sampai 20 meter sesuai jenis umpan yang dipakai.

Joran yang dipakai merupakan joran dengan tipe overhead dengan posisi reel diatas joran.

Bagian bult joran trolling terdiri dari 2 jenis yang berbeda, yaitu straight (lurus) dan bent (bengkok).

5. Teknik Casting

Memancing menggunakan teknik ini biasanya memakai umpan tiruan atau lure agar bisa menarik perhatian ikan.

Lure biasanya berbentuk tiruan ikan, serangga, atau binatang lainnya.

Memancing memakai terknik ini diawali dengan melemparkan lure menggunakan joran dan reel yang sudah disiapkan sebelumnya.

Inti dari teknik casting ini ada pada momen melempar dan menggulung lure. 

Maka dari itu, jangan heran jika banyak orang yang memakai metode ini dengan menggunakan tangan kosong atau handline.

Teknik ini dikategorikan sebagai sport fishing atau mancing sambil olahraga karena tak ada patokan khusus.

Pasalnya, banyak orang cenderung melakukan lemparan ini terus-menerus sampai mendapatkan ikan.

Nah itulah beberapa teknik memancing ikan yang cocok dipraktekkan oleh pemula di beberapa waduk sekitar Solo. (mg6/rei)

Photo
Photo
Editor : Reinaldo Suryo Negoro
#waduk #memancing #teknik #solo