SOLOBALAPAN.COM - Selama bulan Ramadan, tradisi membangunkan sahur menjadi bagian penting dalam budaya masyarakat Indonesia.
Salah satu fenomena unik yang muncul pada Ramadan 2025 adalah kemunculan karakter "Tung Tung Tung Sahur" di platform media sosial TikTok.
Karakter ini digambarkan sebagai sosok kayu antropomorfik yang membawa tongkat pemukul.
Video pertama yang menampilkan karakter ini diunggah oleh pengguna TikTok @noxaasht pada 28 Februari 2025, yang kemudian menjadi viral dengan lebih dari 31 juta penayangan dan 2,4 juta suka dalam sebulan.
Dalam video tersebut, suara latar menceritakan tentang "anomali mengerikan yang hanya keluar pada sahur."
Dikisahkan bahwa jika seseorang dipanggil untuk sahur tiga kali dan tidak merespons, maka makhluk ini akan datang ke rumah mereka.
Suara "tung tung tung" menggambarkan bunyi kentungan yang biasa digunakan untuk membangunkan sahur.
Fenomena "Tung Tung Tung Sahur" kemudian berkembang menjadi meme di kalangan pengguna TikTok, dengan berbagai variasi dan interpretasi kreatif.
Beberapa pengguna membuat video yang menunjukkan karakter ini beraksi, seperti berlari sambil mengayunkan tongkatnya atau bahkan meledak.
Ada pula yang membuat tutorial menggambar karakter ini, menunjukkan betapa populernya sosok tersebut di kalangan netizen.
Menjelang akhir Ramadan, banyak pengguna TikTok yang membuat video perpisahan dengan "Tung Tung Tung Sahur," menggambarkan bahwa karakter ini kembali ke asalnya setelah menyelesaikan tugasnya membangunkan sahur selama bulan suci.
Fenomena ini menunjukkan bagaimana budaya digital dapat menghidupkan kembali dan memodernisasi tradisi lokal, menciptakan cara baru dalam merayakan dan mengingatkan pentingnya sahur selama Ramadan.
Fenomena "Tung Tung Tung Sahur" menjadi contoh menarik bagaimana tradisi dan teknologi dapat berpadu, menciptakan cara baru dalam menyemarakkan bulan Ramadan di era digital. (did)
Editor : Didi Agung Eko Purnomo