SOLOBALAPAN.COM — Mengangkat kaki ke atas tembok mungkin terlihat seperti posisi santai biasa. Namun, gerakan yang dikenal sebagai legs up the wall atau Viparita Karani ini merupakan salah satu posisi yoga restoratif yang dapat membantu tubuh lebih rileks dan memberikan rasa nyaman pada kaki.
Posisi ini dilakukan dengan berbaring telentang di lantai, kemudian mengangkat kedua kaki dan menyandarkannya pada tembok. Sementara kaki berada dalam posisi lebih tinggi, tubuh bagian atas tetap bersandar di lantai. Gerakannya sederhana dan dapat dilakukan tanpa peralatan khusus.
Salah satu manfaat yang dapat dirasakan adalah membantu mengurangi rasa lelah atau tidak nyaman pada kaki setelah beraktivitas. Posisi kaki yang lebih tinggi dapat membantu pergerakan cairan dari bagian bawah tubuh sehingga kaki terasa lebih ringan, terutama setelah seseorang terlalu lama berdiri atau duduk.
Baca Juga: Petuah Dapur agar Air Rebusan Tak Meluap, Ternyata Ada Penjelasan Ilmiahnya
Mengangkat kaki juga dapat membantu mengurangi pembengkakan ringan pada kaki bagian bawah. Saat tubuh berada dalam posisi berdiri atau duduk dalam waktu lama, cairan dapat menumpuk di area kaki dan pergelangan. Memberikan elevasi pada kaki dapat membantu mengurangi penumpukan tersebut.
Selain memberikan rasa nyaman pada kaki, legs up the wall juga kerap digunakan sebagai bagian dari aktivitas relaksasi. Posisi tubuh yang nyaman sambil mengatur pernapasan secara perlahan dapat memberikan kesempatan untuk beristirahat sejenak setelah menjalani aktivitas sehari-hari.
Gerakan ini dapat dilakukan setelah bekerja, berolahraga ringan, atau ketika tubuh terasa lelah. Bagi orang yang banyak menghabiskan waktu dengan berdiri, posisi kaki yang ditinggikan dapat memberikan sensasi rileks pada kaki dan pergelangan kaki.
Untuk mencobanya, siapkan matras atau permukaan yang nyaman di dekat tembok. Berbaringlah dengan posisi telentang, kemudian dekatkan pinggul ke tembok dan angkat kedua kaki hingga bersandar pada permukaannya. Kaki tidak harus benar-benar lurus selama posisi tersebut tetap nyaman dan tidak menimbulkan rasa sakit.
Pertahankan posisi selama beberapa menit sambil menarik dan mengembuskan napas secara perlahan. Setelah selesai, turunkan kaki secara perlahan dan kembali ke posisi duduk agar tubuh tidak berubah posisi secara tiba-tiba.
Baca Juga: 5 Pejabat Utama Lapas Cibinong Resmi Dinonaktifkan Kemenimipas Buntut Sidak Ombudsman
Meski terlihat sederhana, posisi ini tidak selalu cocok untuk semua orang. Orang dengan kondisi tertentu, seperti glaukoma, gagal jantung, gagal ginjal, penyakit hati tertentu, atau tekanan darah tinggi yang belum terkontrol, sebaiknya berkonsultasi dengan tenaga kesehatan sebelum mencobanya. Posisi dengan kaki terangkat juga dapat memengaruhi distribusi cairan dan tekanan dalam tubuh.
Mengangkat kaki ke atas tembok juga tidak dapat menggantikan olahraga atau pengobatan untuk kondisi medis tertentu. Gerakan ini lebih tepat digunakan sebagai salah satu cara sederhana untuk membantu relaksasi dan memberikan rasa nyaman setelah beraktivitas.
Dengan gerakan yang mudah dilakukan di rumah, legs up the wall dapat menjadi pilihan sederhana untuk memberikan waktu istirahat bagi tubuh. Namun, jika muncul rasa sakit, pusing, atau ketidaknyamanan selama melakukannya, posisi tersebut sebaiknya segera dihentikan. (Nurul Fadila)
Editor : Kabun Triyatno