Berita Utama Solo Raya Entertainment Lifestyle Sport Kesehatan Ekonomi Teknologi Otomotif Sriwedaren Wisata dan Kuliner Persis Solo

Kemenkes Peringatkan Bahaya Leptospirosis, Sudah Sebabkan 101 Kematian dalam 6 Bulan, Apa Penyebabnya?

Didi Agung Eko Purnomo • Sabtu, 5 Juli 2025 | 00:29 WIB
Bahaya Leptospirosis.
Bahaya Leptospirosis.

SOLOBALAPAN.COM - Kementerian Kesehatan (Kemenkes) merilis data yang sangat mengkhawatirkan mengenai lonjakan kasus leptospirosis di Indonesia.

Dalam kurun waktu enam bulan terakhir, tercatat ada 787 kasus dengan 101 kematian.

Angka ini menunjukkan tingkat fatalitas yang tinggi, di mana sekitar 1 dari 8 pasien meninggal dunia akibat penyakit yang kerap disepelekan ini.

Leptospirosis, atau yang dikenal sebagai penyakit kencing tikus, kini menjadi ancaman serius yang patut diwaspadai.

Apa Itu Leptospirosis dan Bagaimana Penularannya?

Leptospirosis adalah penyakit infeksi yang disebabkan oleh bakteri Leptospira.

Bakteri ini hidup di dalam ginjal hewan, terutama tikus, dan menyebar ke lingkungan melalui urinenya.

Manusia dapat terinfeksi jika terjadi kontak dengan air atau tanah yang telah terkontaminasi urine tersebut, khususnya jika memiliki luka terbuka di kulit.

Masyarakat yang tinggal di daerah rawan banjir, lingkungan lembap, atau beriklim tropis memiliki risiko tertular paling tinggi.

Kenali Gejalanya: Dari Mirip Flu hingga Mengancam Nyawa

Gejala awal leptospirosis seringkali mengecoh karena mirip dengan flu biasa, seperti demam tinggi, sakit kepala, dan nyeri otot.

Namun, jika infeksi tidak segera ditangani dan berlanjut ke tahap yang lebih parah, gejala berikut bisa muncul dan menjadi tanda bahaya:

Pada tahap ini, bakteri telah menyerang organ vital seperti ginjal, hati, dan paru-paru, yang bisa berakibat fatal hingga kematian.

Imbauan Kemenkes untuk Mencegah Penularan

Kementerian Kesehatan mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan, terutama saat musim hujan atau beraktivitas di luar ruangan.

Beberapa langkah pencegahan yang bisa dilakukan adalah:

Jangan pernah meremehkan bahaya dari urine tikus. Jika Anda atau keluarga mengalami gejala yang mencurigakan setelah beraktivitas di lingkungan yang berisiko, segera periksakan diri ke puskesmas atau rumah sakit terdekat.

Deteksi dini dan penanganan yang cepat adalah kunci utama untuk selamat dari penyakit ini. (did)

Editor : Didi Agung Eko Purnomo
#kemenkes #kematian #leptospirosis