SOLOBALAPAN.COM - Kulit wajah yang terawat tentu menjadi dambaan setiap orang.
Pasalnya, kulit wajah yang terawat bisa menunjang penampilan, sehingga meningkatkan rasa percaya diri bahkan bisa menunjukkan karismatik seseorang.
Banyak orang berpandangan bahwa untuk mendapatkan wajah yang terawat haruslah menggunakan produk perawatan yang menguras kantong.
Padahal, wajah yang terawat dan sehat ini bisa dimulai dari perilaku kita,
Perilaku yang dimaksud adalah rutin membersihkan wajah dan cuci muka.
Hal ini disampaikan oleh salah satu owner klinik kecantikan di wilayah Karanganyar, Marfuah Dwi Nuryanti.
“Hal yang paling penting dilakukan untuk mendapat kulit wajah terawat adalah rutin membersihkannya,” katanya seperti dikutip dari Radar Solo.
Sebab itu, penting untuk tetap selalu menjaga kulit selain memilih produk pembersih wajah yang tepat.
Setiap hari kita bisa melakukan perawatan secara alami.
Di antaranya rutin cuci muka setelah kegiatan seharian atau membersihkan kulit wajah dengan produk yang tersedia.
"Rutin mencuci muka itu bisa membantu menjaga kesehatan kulit,” ujar dia.
Biasakan untuk selalu membersihkan wajah, setidaknya dua kali sehari.
Yaitu pada pagi dan malam hari sebelum tidur atau saat dibutuhkan, misalnya setelah mengenakan make-up.
“Pastikan juga untuk mencuci muka dengan cara yang benar," ungkap Marfuah yang sudah hampir 15 tahun mengelola klinik kecantikan ini.
Selain rutin melakukan cuci muka, pola hidup sehat juga berpengaruh terhadap wajah.
Untuk usia 20 - 35 tahun memang cairan collagen yang ada di kulit tersebut masih cukup untuk bisa menutup kekurangan kulit wajah.
Protein collagen tersebut berperan dalam menjaga kekencangan, kelembutan, dan elastisitas kulit.
Kendati demikian, produksi kolagen mengalami penurunan saat memasuki usia 40 tahun.
Maka dari itu, perawatan kulit wajah setiap tiga minggu sekali dibutuhkan untuk menjaganya tetap terawat.
Sebab itu, jika sudah berusia sekitar 40 lebih, diharapkan untuk sering melakukan perawatan setidaknya tiga minggu sekali.
"Tapi protein tersebut lambat laun akan mengalami penurunan," lanjutnya.
"Produksi collagen dalam tubuh cenderung menurun seiring bertambahnya usia, sehingga penting untuk mengkonsumsi kolagen tambahan."
"Biasanya penurunan collagen tersebut terjadi pada usia 40 ke atas."
"Saat perawatan itu nanti ada yang namanya penambahan cairan vitamin agar kulit terus tidak mengalami kerutan."
"Selain itu juga perlu ada vitamin dari dalam tubuh untuk bisa mengontrol cairan collagen tersebut," paparnya.
Selain hal diatas, Marfuah mengaku, bahwa kerutan kulit tersebut juga cepat terjadi terhadap sejumlah orang yang merokok dan mengkonsumsi alkohol. (rud/rei)