SOLOBALAPAN.COM – Sosialisasi penanganan stunting dilakukan secara unik. Kegiatan ini melakukan kolaborasi dengan kesenian pada Kamis, 14 Desember 2023.
Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) menggandeng para seniman dari Sanggar Sedap Malam. Inovasi menarik ini merupakan salah satu enanganan yang tepat agar lebih memperhatikan terkait stunting.
Selain itu juga diharapkan agar bisa mengurangi adanya stunting di Sragen. Acara tersebut digelar di Ndayu Park dan diikuti oleh warga masyarakat.
"Bentuk kesenian berupa tari, ketoprak dan dagelan uyon-uyon dengan tema sesuai dengan fenomena yang terjadi di tengah masyarakat," ujar Kepala Desa Saradan Iswanto.
Kegiatan ini dihadiri sekira 400 warga Sragen. Aksi dari para seniman sanggar sedap malam cukup kocak dan jenaka. Diselipkan juga pesan-pesan perihal stunting bagi warga yang menyaksikan.
Iswanto menjelaskan, stunting adalah kondisi yang ditandai dengan kurangnya tinggi badan anak. Apabila dibandingkan dengan anak-anak seusianya. Sederhananya, stunting merupakan sebutan bagi gangguan pertumbuhan pada anak.
Penyebab utama dari stunting adalah kurangnya asupan nutrisi selama masa pertumbuhan anak. Lantas BKKBN telah menghadirkan inovasi dalam sosialisasi pencegahan stunting.
Inovasi tersebut salah satunya dihadirkan lewat gelaran seni budaya yang diselenggarakan di berbagai kabupaten. Salah satu pertimbangan menggandeng seniman yakni Kabupaten Sragen.
Diselenggarakaanya sosialisasi ini merupakan sebuah inovasi baru karena mengandeng seniman, dan tentunya lebih menghibur dan tidak membosankan. Apalagi biasanya saat sosialisasi masyarakat cenderung merasakan bosan. (din/nik/nda)
Editor : Nindia Aprilia