Berita Utama Solo Raya Entertainment Lifestyle Sport Kesehatan Ekonomi Teknologi Otomotif Sriwedaren Wisata dan Kuliner Persis Solo

Jangan Panik! Lakukan 9 Hal ini Saat Anak Demam Disertai Kejang

Nindia Aprilia • Rabu, 29 November 2023 | 16:53 WIB
Ilustrasi Anak Saat Demam da Kejang
Ilustrasi Anak Saat Demam da Kejang

SOLOBALAPAN.COM - Demam merupakan salah satu penyakit yang sering terjadi pada anak kecil, biasanya suhu tubuh yang terlalu tinggi juga bisa memicu adanya kejang pada anak.

Hal itu disebut dengan kejang demam, pada umumnya kejang rawan terjadi pada anak usia 3 bulan sampai 5 tahun.

Tentunya orang tua harus sigap dan tidak boleh panik saat anak mengalami demam disertai dengan kejang.

Oleh karena itu orang tua harus mengerti beberapa hal yang bisa dilakukan saat kejang terjadi. Menurut halodoc.com ada beberapa cara yang bisa dilakukan saat anak mengalami kejang seperti berikut ini:

1. Letakkan anak di lantai dan pindahkan semua benda yang menghalangi anak saat bergerak, buang benda disekitar anak yang berbahaya dan berpotensi untuk melukai.

2. Baringkan anak dengan posisi miring, hal ini dilakukan agar anak nantinya tidak tersedak air liurnya saar mengalami kejang.

3. Jika anak muntah, jangan panik terlebih dahulu, bersihkan mulut anak secara perlahan dan keluarkan muntah agar tidak membuat anak tersedak.

4. Longgarkan pakaian anak, hal ini dilakukan agar membuka sirkulasi pernafasan, longgarkan pada bagian leher agar anak tidak tercekik.

5. Memastikan anak bisa bernafas dengan lancar, jangan kerubungi anak agar anak bisa mendapatkan oksigen yang maksimal untuk pernafasannya.

6. Biarkan anak saat kejang, jangan membuat gerakan paksaan untuk menghentikan kejang pada anak, justru yang ditakutkan hal itu akan membuat patah tulang pada anak.

7. Jangan memasukkan makanan apapun ke mulut anak saat kejang, hal ini bisa membuat anak tersedak dan ditakutkan akan menutupi saluran pernafasan pada anak.

8. Tidak boleh memaksa anak untuk makan dan minum apapun itu saat mengalami kejang, karena itu sangat berbahaya.

9. Catat durasi kejang, setelah kejang durasi dapat digunakan untuk konsultasi ke dokter. Durasi kejang lebih dari 5 menit perlu untuk diwaspadai oleh orang tua. 

Setelah terjadinya kejang, anak akan kelelahan dan kehilangan tenaga. Pada posisi ini anak harus dibiarkan untuk beristirahat terlebih dahulu, setelah itu baru bisa dibawa ke rumah sakit untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut. (nda)

Editor : Nindia Aprilia
#kesehatan #demam #tips #kejang #orang tua #anak #panas