SOLOBALAPAN.COM – “Lila lali lali lala, helikopter turun ke Padang...” Kalau belakangan kamu sering scroll TikTok, potongan lagu ini mungkin sudah beberapa kali muncul di FYP.
Liriknya terdengar unik, bahkan cukup mudah menempel di kepala. Tak heran kalau banyak pengguna media sosial kemudian mengenalnya dengan sebutan “Helikopter Turun ke Padang”.
Padahal, itu bukan judul asli lagunya.
Lagu yang sedang ramai digunakan tersebut sebenarnya berjudul “IDOL IDOL”. Versi yang kembali mencuri perhatian di Indonesia dibawakan oleh penyanyi asal Blitar, Jawa Timur, Ajeng Febria, dengan aransemen dangdut remix dari Santara Indonesia.
Baca Juga: Di Luar Dugaan, Efek Sarung Bantal Skincare Ternyata Bisa Bikin Moisturizer Bekerja Maksimal
Kenapa Disebut “Helikopter Turun ke Padang”?
Nama “Helikopter Turun ke Padang” muncul karena bagian lirik tersebut menjadi salah satu potongan paling mudah dikenali dari lagu.
Ketika sebuah lagu digunakan sebagai sound TikTok, pengguna biasanya tidak selalu mengetahui judul resminya. Mereka justru mengingat satu kalimat atau bagian yang paling menempel di telinga.
Hal serupa terjadi pada lagu ini.
Baca Juga: Abadi Sepanjang Masa! Ini 6 Lagu Hits Ciptaan Guruh Soekarnoputra yang Masih Populer Hingga Kini
Potongan “helikopter turun ke Padang” kemudian menjadi kata kunci yang digunakan warganet untuk mencari sound tersebut. Alhasil, lagu “IDOL IDOL” justru lebih sering disebut berdasarkan penggalan liriknya.
Fenomena semacam ini juga membuat orang yang awalnya hanya menemukan sound di TikTok akhirnya penasaran dengan penyanyi dan judul aslinya.
Bukan Lagu Baru
Kalau kamu mengira “Helikopter Turun ke Padang” merupakan lagu baru yang dibuat khusus untuk TikTok, ternyata tidak demikian.
Lagu “IDOL IDOL” berasal dari Malaysia. Karya tersebut diciptakan oleh Ady Rosli dan Jaswa Jalil, kemudian sebelumnya dipopulerkan oleh Ady N Jas. Versi Ajeng Febria merupakan aransemen ulang dengan sentuhan dangdut remix.
Jadi, viralnya lagu ini di TikTok bukan berarti lagunya baru dibuat pada 2026.
Yang berubah adalah cara generasi sekarang menemukan dan menikmati lagu tersebut.
Versi Ajeng Febria sendiri semakin mendapat perhatian setelah video musiknya diunggah pada September 2026. Data tren YouTube yang dipantau pada 26 September menunjukkan video “AJENG FEBRIA - HELIKOPTER TURUN KE PADANG | IDOL IDOL” yang diunggah 10 September telah meraih sekitar 2,4 juta penayangan.
Liriknya Sebenarnya Bercerita tentang Apa?
Potongan yang viral mungkin terdengar seperti kalimat acak. Namun, liriknya ternyata memiliki cerita tersendiri.
Bagian “helikopter turun ke Padang” kemudian dilanjutkan dengan gambaran tentang banyak tentara dan keresahan terhadap anak-anak zaman sekarang yang sudah mengenal hubungan asmara sejak usia muda.
Ada pula bagian yang berisi pujian terhadap sosok perempuan serta ajakan untuk menari.
Karena itu, keseluruhan lagu tidak hanya berisi kalimat “helikopter turun ke Padang”. Ada cerita dan konteks budaya yang lebih panjang di balik bagian yang akhirnya paling terkenal di media sosial.
Kenapa Bisa Cepat Menempel di FYP?
Salah satu kekuatan lagu ini ada pada bagian refrein yang repetitif. Bunyi seperti “lila lali lali lala” berpadu dengan musik remix yang ringan sehingga mudah digunakan sebagai latar berbagai jenis video.
Media sosial kemudian membuat potongan lagu tersebut dapat berdiri sendiri. Pengguna tidak harus mendengarkan satu lagu secara utuh untuk mengenalinya.
Begitu sebuah sound digunakan berulang kali, orang lain pun mulai familiar dengan bagian yang sama. Dari sinilah sebuah lagu lama atau lagu yang sebelumnya kurang dikenal dapat menemukan pendengar baru.
Saat ini, “IDOL IDOL” versi Ajeng Febria bahkan tercatat masuk daftar lagu di JOOX Indonesia, menunjukkan bahwa popularitas sound tersebut tidak hanya terlihat dari penggunaan di TikTok.
Editor : Inayah ChoirunisaSumber : JOOX, Berbagai Sumber