SOLOBALAPAN.COM – Kepergian sang maestro seni sekaligus budayawan legendaris Indonesia, Mohammad Guruh Irianto Soekarnoputra, pada Sabtu (26/9) di RS Siloam Semanggi Jakarta, meninggalkan duka mendalam.
Namun, warisan karya emas putra bungsu Bung Karno ini dipastikan bakal terus bergema abadi sepanjang masa.
Di luar kiprahnya di panggung politik nasional, Guruh Soekarnoputra dikenal luas sebagai komposer genius yang kerap memadukan estetika harmoni pop modern dengan sentuhan magis kebudayaan Nusantara. Banyak lagu gubahannya yang dinyanyikan oleh lintas generasi musisi kenamaan tanah air.
Berikut adalah 6 lagu gubahan Guruh Soekarnoputra yang paling melegenda dan tetap populer dinyanyikan hingga saat ini:
1. Melati Suci
Melati Suci merupakan salah satu mahakarya Guruh yang sarat akan pesan penghormatan dan nuansa kebangsaan yang anggun.
Dipopulerkan oleh si 'Burung Camar' Vina Panduwinata, lagu ini menjadi bukti keandalan Guruh dalam merangkai keindahan lirik puitis dengan komposisi nada yang menyentuh kalbu.
Baca Juga: Megawati Soekarnoputri dan Keluarga Besar Makamkan Guruh Soekarnoputra di Samping Ibu Fatmawati
2. Kala Sang Surya Tenggelam
Tembang puitis beraroma melankolis ini awalnya meledak di pasaran saat dibawakan oleh penyanyi legendaris Chrisye. Keindahan lagu ini kembali memikat telinga generasi muda setelah dinyanyikan ulang secara apik oleh Nadin Amizah sebagai lagu tema (original soundtrack) serial populer Gadis Kretek.
3. Zamrud Khatulistiwa
Sebagai wujud cintanya pada Tanah Air, Guruh menciptakan Zamrud Khatulistiwa guna menggambarkan kemolekan dan kekayaan alam Nusantara. Dinyanyikan dengan sangat enerjik oleh Chrisye, lagu ini menjadi lagu wajib bertema patriotik yang sangat melekat di benak masyarakat Indonesia.
4. Lenggang Puspita
Lenggang Puspita menunjukkan kepiawaian Guruh dalam memadukan warna musik pop dengan lekuk melodi bertema kecantikan wanita Indonesia. Karakter aransemennya yang riang dan kental unsur budaya membuat tembang ini terus didaur ulang oleh berbagai musisi muda hingga detik ini.
5. Galih dan Ratna
Siapa yang tak tahu kisah romansa ikonik Galih dan Ratna? Tembang manis ciptaan Guruh ini tak hanya sukses secara musikalitas, tetapi juga menjelma menjadi simbol budaya pop remaja era 1980-an yang diangkat ke panggung layar lebar dan dinyanyikan lintas generasi.
6. Mahadaya Cinta
Satu lagi bukti keandalan Guruh dalam membedah tema percintaan adalah lagu Mahadaya Cinta. Digubah dengan komposisi musik yang megah dan dramatis, lagu ini berhasil menegaskan posisinya sebagai salah satu karya pop terbaik yang pernah lahir di panggung musik tanah air.
Warisan Proyek Eksperimental dan Swara Maharddhika
Tak sebatas menciptakan tembang hits, Guruh Soekarnoputra juga menjadi pelopor seni pertunjukan kolosal dengan mendirikan kelompok seni Swara Maharddhika. Lewat wadah ini, ia memadukan seni tari tradisional, koreografi modern, hingga seni teater berskala internasional.
Salah satu tinta emas paling fenomenal dalam perjalanan karir musiknya adalah poyek kolaborasi eksperimental Guruh Gipsy bersama kelompok musik Gipsy yang dimotori Chrisye dan Abadi Soesman.
Proyek ini diakui dunia internasional sebagai salah satu tonggak sejarah progressive rock terbaik Indonesia lantaran berhasil mengawinkan gamelan Bali secara presisi dengan instrumen musik barat.
Melalui dedikasi tanpa batas di panggung seni, nama Guruh Soekarnoputra tak hanya dikenang sebagai trah Presiden Soekarno, melainkan sebagai sosok maestro murni yang telah mewariskan identitas kebudayaan bagi bangsa Indonesia. (dam)
Editor : Damianus Bram