SOLOBALAPAN.COM - Mark Lee baru saja memperlihatkan sisi lain dirinya lewat proyek terbaru bertajuk Mark Lee & Kids-POP. Kalau sebelumnya Mark baru memperkenalkan konsep proyek tersebut, kini ia benar-benar bertemu langsung dengan anak-anak sekolah dasar.
Momen tersebut justru menghasilkan fakta yang tidak disangka-sangka, terutama bagi penggemar Indonesia.
Episode terbaru Mark Lee & Kids-POP baru dirilis pada 18 September 2026 waktu Korea Selatan melalui kanal resmi Upper Room.
Baca Juga: Dikira Kucing Biasa, Hewan Ini Ternyata Spesies Baru yang Baru Ditemukan Setelah 100 Tahun
Dalam video tersebut, Mark akhirnya bertemu langsung dengan sejumlah anak setelah sebelumnya mengajak penonton mengikuti persiapannya untuk membuat Kids-POP.
Proyek ini memang dibuat Mark untuk mencari inspirasi musik dari anak-anak. Ia ingin mengetahui bagaimana cara mereka berpikir, apa yang mereka sukai, hingga cerita-cerita sederhana dari kehidupan mereka.
Konsep tersebut sebelumnya sudah diperkenalkan lewat episode awal. Mark disebut akan bertemu langsung dengan anak-anak dan mendengarkan pemikiran serta cerita mereka untuk menemukan inspirasi musik. Proses syuting juga dilakukan dengan pendampingan orang tua atau wali.
Nah, pada episode terbaru, Mark benar-benar berhadapan dengan anak-anak sekolah dasar. Interaksi mereka terlihat cukup menggemaskan karena Mark harus menyesuaikan diri dengan suasana yang berbeda dari aktivitasnya sebagai seorang musisi.
Judul video terbaru tersebut adalah “불안형 마크와 안정형 키즈”. Jika diterjemahkan secara sederhana, judul itu berarti “Mark si tipe cemas dan anak-anak tipe aman”. Istilah tersebut merujuk pada gambaran karakter atau gaya keterikatan, tetapi dalam video digunakan dengan nuansa yang ringan untuk menggambarkan interaksi Mark dan anak-anak.
Baca Juga: Ternyata Bintang yang Mati Bisa Tinggalkan Bentuk Aneh, Ada yang Jadi Kupu-Kupu hingga Mata Kucing
Namun, ada satu sosok yang kemudian membuat konten tersebut terasa semakin menarik bagi penggemar Indonesia.
Salah satu anak yang muncul dalam episode tersebut diketahui bernama Hwang Seoyi dan berusia 8 tahun. Sosok Seoyi kemudian menjadi perhatian karena ia disebut merupakan anak dari Hwang Ji-hwan, yang bekerja sebagai pelatih fisik di Persija Jakarta.
Nama Hwang Ji-hwan sendiri bukan sekadar dikaitkan dengan Persija lewat unggahan penggemar. Dalam daftar resmi tim kepelatihan Persija Jakarta untuk musim 2026/2027, Hwang Ji-hwan tercatat sebagai Fitness Coach bersama Huh Ji-sub. Artinya, ia memang merupakan bagian dari tim kepelatihan Persija.
Kaitan antara Seoyi dan Hwang Ji-hwan kemudian ramai diperbincangkan setelah foto Mark bersama anak tersebut beredar di media sosial. Dalam foto itu, Mark terlihat berdiri bersama Seoyi dan seorang pria yang disebut sebagai Hwang Ji-hwan.
Dari situlah muncul fakta yang cukup tidak terduga. Awalnya penggemar hanya melihat Mark sedang menjalani proyek bersama anak-anak. Namun, salah satu anak yang ikut dalam proyek tersebut ternyata dikaitkan dengan sosok yang sehari-hari bekerja di klub sepak bola Indonesia.
Baca Juga: Di Balik Bunyi Gamelan Sekaten, Ada Tradisi Nginang, ini Maksudnya!
Bahkan, unggahan penggemar yang membahas momen tersebut mendapatkan perhatian cukup besar. Banyak yang baru menyadari hubungan tersebut setelah melihat foto Mark bersama Seoyi dan Hwang Ji-hwan.
Kehadiran Seoyi dalam proyek ini juga sebenarnya sesuai dengan konsep awal Mark Lee & Kids-POP. Mark memang sengaja ingin bertemu langsung dengan anak-anak untuk melihat dunia dari sudut pandang mereka.
Pada episode pertama yang dirilis 11 September, Mark bahkan sempat menguji dirinya dengan mencoba menebak jawaban anak-anak sekolah dasar mengenai hal-hal yang mereka sukai, ungkapan yang sering digunakan, kekhawatiran terbesar, hingga lagu yang ingin mereka dengarkan. Mark beberapa kali mengaku tidak yakin dengan jawabannya, tetapi tetap mencoba memahami cara berpikir mereka.
Menariknya, jawaban anak-anak justru beberapa kali membuat Mark terkejut. Ia menemukan bahwa hal-hal yang dianggap sederhana oleh anak-anak bisa menjadi sumber inspirasi untuk musik. Mark bahkan mengatakan bahwa jawaban mereka bisa saja menjadi judul lagu atau satu kata dalam lirik.
Karena itu, pertemuan langsung dengan anak-anak menjadi bagian penting dari proyek tersebut. Mark bukan hanya menjadi orang dewasa yang bertanya kepada mereka, tetapi juga mencoba melihat dunia melalui sudut pandang anak-anak.
Dan di tengah konsep tersebut, kemunculan Seoyi menjadi kejutan tersendiri bagi penggemar Indonesia. Tidak ada yang menyangka bahwa salah satu anak yang bertemu Mark dalam proyek tersebut ternyata memiliki kaitan dengan dunia sepak bola Indonesia.
Sementara itu, Persija sendiri pada musim 2026/2027 berada di bawah jajaran tim kepelatihan yang dipimpin Shin Tae-yong. Hwang Ji-hwan masuk dalam struktur sebagai Fitness Coach, sehingga tugasnya berkaitan dengan aspek kebugaran para pemain.
Dengan begitu, satu konten Mark Lee yang awalnya terlihat seperti proyek musik bersama anak-anak justru mempertemukan dua dunia yang cukup berbeda: K-Pop dan sepak bola Indonesia.
Mark datang untuk mencari inspirasi dari anak-anak, tetapi tanpa disangka, salah satu anak yang ditemuinya ternyata memiliki hubungan dengan sosok di balik layar Persija Jakarta. Dunia memang terasa sempit kalau sudah begini.(Luthfiana Sekar)
Editor : Luthfiana SekarSumber : Weverse, youtube