Selama Ini Dikira Kuda Nil, Ternyata Moomin Bukan Hewan! Ini Asal-usul Karakter yang Jadi Teman Renjun

Luthfiana Sekar • Dipublikasikan Kamis, 17 September 2026 | 06:22 WIB
Moomin, karakter fiksi ciptaan Tove Jansson yang dikenal dengan tubuh bulat dan moncong besarnya. (Pinterest)
Moomin, karakter fiksi ciptaan Tove Jansson yang dikenal dengan tubuh bulat dan moncong besarnya. (Pinterest)

SOLOBALAPAN.COM - Nama Moomin belakangan kembali menarik perhatian penggemar K-Pop setelah karakter putih berbadan bulat tersebut berkolaborasi dengan Renjun NCT. Moomin hadir dalam proyek special-edition MV untuk lagu Renjun, “同谋者的默契” atau “Echoes Between Us”.

Kolaborasi Renjun dan Moomin tersebut bahkan mendapat perhatian dari penggemar di berbagai negara. Namun, ada satu hal yang mungkin masih membuat banyak orang penasaran ketika melihat karakter yang satu ini.

Sebenarnya Moomin itu hewan apa?

Baca Juga: Sebelum Jadi Powerpuff Girls, Ternyata Blossom, Bubbles, dan Buttercup Punya Nama yang Bikin Kaget

Kalau selama ini bentuk tubuhnya membuat Moomin sering dianggap sebagai kuda nil, jawabannya ternyata bukan. Moomin bukan kuda nil, bahkan bukan hewan sungguhan.

Moomin adalah makhluk fiksi yang dalam cerita disebut sebagai Moomintroll. Materi resmi Moomin Characters menggambarkan Moomin sebagai keluarga troll berbentuk bulat dengan moncong besar.

Mereka tinggal di Moominvalley bersama berbagai karakter lain dan menjalani petualangan yang menjadi inti cerita Moomin.

Jadi, bentuk Moomin yang putih, gemuk, memiliki moncong besar dan berjalan dengan dua kaki memang sengaja dibuat sebagai karakter fantasi. Kemiripannya dengan kuda nil lebih karena desainnya yang unik, bukan karena Moomin merupakan representasi dari hewan tersebut.

Moomin sendiri diciptakan oleh seniman dan penulis asal Finlandia, Tove Jansson. Karakter ini mulai berkembang dari sosok yang jauh berbeda dengan Moomin yang dikenal sekarang.

Dalam sejarahnya, Jansson pernah menggambar makhluk yang mirip Moomin dan memberinya nama Snork. Sosok tersebut kemudian digunakan sebagai semacam tanda tangan dalam karya-karyanya.

Baca Juga: Thomas & Friends Bukan Cuma Soal Kereta, Kenapa Setiap Karakternya Punya Sifat Berbeda?

Jansson bahkan sudah menggambar versi awal karakter tersebut sejak masih muda.

Ada pula cerita lain mengenai asal-usul nama dan sosok Moomintroll. Ketika Jansson masih muda, pamannya pernah menakut-nakutinya dengan cerita bahwa ada makhluk bernama Moomintroll yang tinggal di dapur. Sosok tersebut kemudian masuk ke dalam imajinasi Jansson.

Moomin kemudian benar-benar menjadi tokoh utama dalam karya Jansson. Buku pertama yang memperkenalkan cerita Moomin adalah “The Moomins and the Great Flood” yang diterbitkan pada 1945.

Cerita tersebut dibuat pada masa perang dan menggambarkan perjalanan Moomintroll bersama ibunya untuk mencari Moominpappa yang menghilang.

Tidak berhenti sebagai buku, Moomin kemudian berkembang menjadi komik, buku bergambar, pertunjukan teater hingga animasi.

Baca Juga: 94 Orang Meninggal di Pengungsian Sebulan Pasca Gempa M 7,7 Flores NTT, 46 Ribu Warga Masih Mengungsi

Komik Moomin pertama terbit pada 1947–1948, sementara komik untuk pembaca internasional mulai berkembang setelah Tove Jansson bekerja sama dengan surat kabar Inggris pada 1950-an.

Popularitas Moomin kemudian semakin besar ketika ceritanya diterjemahkan ke berbagai bahasa dan diadaptasi ke berbagai media.

Salah satu perkembangan penting terjadi pada 1990 ketika serial animasi Moomin dari Jepang diproduksi dan membuat karakter tersebut semakin dikenal di berbagai negara.

Yang menarik, dunia Moomin sebenarnya tidak hanya berisi Moomintroll. Ada Moominmamma, Moominpappa, Snorkmaiden, Snufkin, Little My, Sniff dan banyak karakter lain yang memiliki kepribadian berbeda-beda.

Keluarga Moomin juga tidak digambarkan hanya sebagai karakter lucu untuk anak-anak. Dalam cerita Tove Jansson, mereka sering berhadapan dengan petualangan, perubahan, rasa takut, persahabatan hingga persoalan kehidupan.

Nilai seperti persahabatan, cinta dan toleransi juga menjadi bagian penting dari dunia Moomin.

Karena itulah Moomin bisa bertahan selama puluhan tahun dan tetap dikenal sampai sekarang. Karakter yang awalnya lahir dari imajinasi seorang seniman Finlandia tersebut akhirnya berkembang menjadi salah satu karakter ikonik dari budaya populer Finlandia.

Kini, Moomin kembali bertemu dengan generasi yang berbeda melalui kolaborasinya bersama Renjun. Dalam proyek special-edition MV “Echoes Between Us”, dunia Renjun dipadukan dengan dunia Moomin yang sudah dikenal selama puluhan tahun.

Jadi, kalau selama ini melihat Moomin lalu berpikir bahwa karakter putih tersebut adalah kuda nil, jawabannya ternyata cukup mengejutkan.

Moomin bukan kuda nil dan bukan pula hewan sungguhan. Ia adalah Moomintroll, makhluk fiksi berbentuk bulat dengan moncong besar yang lahir dari imajinasi Tove Jansson dan akhirnya menjadi karakter yang dikenal di seluruh dunia. (Luthfiana Sekar)

Editor : Luthfiana Sekar
Sumber : Berbagai Sumber
Renjun Moomin renjunxmoomin