SOLOBALAPAN.COM - Aktris dan penyanyi Maudy Ayunda akhirnya menyampaikan permohonan maaf terbuka usai konten video YouTube miliknya mengenai mindfulness dan pembatasan paparan berita buruk menuai kritik keras dari publik pada Senin (14/9/2026).
Respons tersebut disampaikan Maudy secara langsung melalui kolom komentar unggahan video yang sebelumnya menjadi sumber polemik di media sosial.
Setelah menyimak berbagai pandangan kritis publik, pelantun lagu Perahu Kertas tersebut secara ksatria mengakui adanya sudut pandang penting yang luput ia sertakan.
Baca Juga: Team Liquid ID Puncaki Klasemen MPL ID S18, Alter Ego Geser NAVI Ke Posisi Kedua
Yakni fakta bahwa memiliki opsi untuk berpaling dari berita negatif merupakan bentuk hak istimewa (privilege) yang tidak dipunyai setiap orang.
Maudy menyadari betul bahwa bagi masyarakat yang sedang terdampak langsung oleh krisis mulai dari bencana Karhutla, gempa bumi, hingga berbagai kebijakan publik yang kurang tepat sasaran menjauh dari berita bukanlah pilihan yang mudah.
"Aku minta maaf karena bagian ini belum cukup aku refleksikan di videonya. Being able to step away from the news is itself a privilege. Tidak semua orang punya pilihan itu," tulis Maudy.
Dalam penjelasannya, Maudy meluruskan bahwa gagasan mindfulness yang ia bagikan semula murni berangkat dari perjuangan pribadinya.
Ia berupaya mencari cara agar tetap mampu memantau situasi sosial tanpa membuat kondisi mentalnya kewalahan, sehingga ia bisa terus berkontribusi secara nyata.
Ia menegaskan bahwa ajakan tersebut sama sekali bukan ditujukan untuk bersikap apatis atau berpura-pura seolah situasi di sekitarnya dalam keadaan baik-baik saja.
Sebaliknya, mindfulness justru ia maknai sebagai pijakan agar seseorang dapat berpikir lebih jernih dan menjaga kepekaan terhadap penderitaan sesama.
Baca Juga: Didoakan Netizen Dapat Pelangi Setelah Badai, Prilly Justru Heran: “Perasaan Hidupku Lagi Tenang"
"Mindfulness ini membuat aku bisa melihat sebab akibat secara jelas, membantu kita tetap peduli dan hadir, serta peka terhadap apa yang dirasakan mereka yang terdampak," tegasnya.
Mengakhiri klarifikasinya, Maudy menyampaikan apresiasi mendalam kepada warganet yang telah meluangkan waktu memberikan kritik konstruktif.
Ia menegaskan tidak akan menutup diri dan menjadikan insiden ini sebagai momentum penting untuk terus belajar (listening and learning) menjadi figur publik yang lebih empati serta inklusif di masa mendatang. (angelyna fransiska meia)
Editor : Adi Pras