SOLOBALAPAN.COM — Konflik rumah tangga pengusaha Aristya Agung Setiawan (Aris) dengan sang istri, Endah Fitrianingsih, kini memberikan dampak langsung bagi sang buah hati.
Aris mengungkapkan bahwa anak-anaknya mengalami guncangan psikologis (syok) usai melihat skandal perselingkuhan ibunya dengan pengacara Malik Bawazier viral dan diberitakan di berbagai tayangan televisi.
Kendati terpukul melihat persoalan hukum kedua orang tuanya menjadi konsumsi publik, Aris memastikan bahwa dirinya bergerak cepat untuk memprioritaskan perlindungan serta kesehatan mental anak-anaknya.
"Anak-anak sangat syok lihat papa mamanya ada di TV. Namun, saya pastikan anak-anak saat ini dalam kondisi baik dan terus dijaga," kata Aris saat ditemui di kawasan Jakarta Selatan, dikutip dari JawaPos.com, Jumat (11/9).
Baca Juga: Terkuak! Begini Cara Aris Bongkar Perselingkuhan Endah Fitrianingsih dan Malik Bawazier Lewat CCTV
Telah Dilaporkan ke Polda Metro Jaya Sejak Juli 2026
Persoalan rumah tangga ini diketahui telah bergulir ke ranah hukum. Aris secara resmi telah melaporkan Endah Fitrianingsih dan Malik Bawazier—yang juga merupakan suami dari artis Cut Keke—ke Polda Metro Jaya atas dugaan tindak pidana perzinaan dan kohabitasi (kumpul kebo).
Laporan polisi tersebut rupanya telah terdaftar sejak 22 Juli 2026 lalu.
Guna memperkuat laporannya, Aris telah menyerahkan serangkaian bukti krusial kepada penyidik, termasuk rekaman kamera pengintai (CCTV) yang diambil tersembunyi dari unit apartemen pribadi miliknya.
Sebut Permohonan Maaf Istri Cuma 'Pura-Pura'
Di tengah proses hukum yang sedang berjalan, Aris turut membeberkan dinamika hubungannya dengan sang istri usai dugaan perselingkuhan tersebut terbongkar.
Ia menyebut Endah sempat menyampaikan permohonan maaf, namun dinilainya tidak tulus.
"(Endah) sempat minta maaf tapi pura-pura. Setelah itu, kembali lagi ke sifat awalnya yang arogan," tegas Aris.
Kekecewaan Aris kian memuncak saat dirinya mencoba mengalah dan mengajak Endah untuk kembali membina rumah tangga secara baik-baik. Namun, ajakan damai tersebut ditolak mentah-mentah oleh Endah yang justru memilih untuk pergi bersama Malik Bawazier. (dam)
Editor : Damianus Bram