SOLOBALAPAN.COM - “Body goals” Karina aespa kembali ramai dibicarakan di media sosial. Penampilan Karina yang terlihat ramping dan tetap fit membuat banyak orang kembali penasaran dengan kebiasaan yang dijalaninya untuk menjaga kondisi tubuh.
Namun, kalau mencari tahu rutinitas Karina sekarang, jawabannya ternyata tidak sesederhana “diet ketat dan olahraga setiap hari”.
Justru ada perubahan yang cukup menarik jika dibandingkan dengan cerita Karina ketika masih menjadi trainee.
Baca Juga: Kenapa Lightning McQueen Pakai Nomor 95? Ternyata Ada Cerita di Baliknya
Pada Juni 2026, Karina bersama anggota aespa lainnya hadir dalam konten YouTube Channel 15ya bersama Na Young-seok. Dalam perbincangan tersebut, mereka membahas makanan yang disukai masing-masing anggota.
Ketika ditanya apakah harus membatasi makanan selama masa promosi, Karina mengatakan bahwa aespa ternyata tidak terlalu ketat dalam mengatur makanan. Giselle bahkan ikut menegaskan bahwa mereka tidak melakukan pembatasan seperti yang mungkin dibayangkan orang.
Dalam kesempatan tersebut, para anggota aespa juga membawa makanan dan camilan masing-masing. Karina sendiri memperlihatkan bahwa ia menyukai makanan manis dan mengaku memiliki nafsu makan.
Pernyataan itu menarik karena selama bertahun-tahun, gambaran tentang kehidupan idol K-pop sering kali identik dengan diet ketat. Karina justru memberikan gambaran yang berbeda tentang kondisi aespa saat ini.
Lalu, apakah Karina memang selalu menjalani pola makan yang lebih santai?
Ternyata tidak.
Baca Juga: Kenapa Flash Sale Tengah Malam Bikin Orang Rela Begadang? Ini Alasannya
Pada Juli 2026, Karina kembali menceritakan pengalaman dari masa trainee ketika tampil di program JTBC “Please Take Care of My Refrigerator”. Saat itu ia mengatakan bahwa berat badannya bisa berubah cukup cepat. Ia bahkan pernah mengalami kenaikan sekitar 4 kilogram dalam sehari setelah makan banyak.
Masalahnya, keesokan harinya ia harus kembali menjalani penimbangan.
Karina kemudian menceritakan cara ekstrem yang pernah dilakukannya untuk mengejar angka tersebut. Ia menyalakan pemanas di ruang latihan, mengenakan beberapa lapis pakaian seperti legging, pakaian berkeringat, hoodie dan jaket tebal, kemudian berlari sambil memutar banyak lagu selama sekitar lima sampai enam jam.
Setelah itu, ia masih melanjutkannya dengan berendam selama sekitar satu jam.
Karina mengatakan cara tersebut dilakukan ketika dirinya masih menjadi trainee. Ia juga menyebut bahwa sekarang dirinya sudah tidak sanggup menjalani pola seperti itu.
Cerita tersebut penting karena menunjukkan bahwa rutinitas Karina tidak selalu sama sepanjang perjalanan kariernya.
Ada masa ketika ia sangat fokus pada angka di timbangan dan bahkan melakukan cara ekstrem untuk menurunkan berat badan dalam waktu singkat. Namun, bertahun-tahun kemudian, ia justru mengatakan bahwa aespa tidak terlalu ketat dalam mengatur makanan.
Baca Juga: We Bare Bears Punya Kepribadian Berbeda, Kamu Lebih Mirip yang Mana?
Perubahan tersebut membuat istilah “body goals” menjadi lebih menarik untuk dibahas.
Sebab, bentuk tubuh seseorang tidak bisa begitu saja dijelaskan melalui satu jenis makanan atau satu gerakan olahraga. Apalagi kehidupan seorang idol memiliki aktivitas yang berbeda dengan orang pada umumnya.
Karina dan anggota aespa harus menjalani latihan koreografi, tampil di atas panggung, mengikuti jadwal promosi, konser, perjalanan, hingga berbagai aktivitas lainnya. Aktivitas fisik tersebut tentu menjadi bagian dari keseharian mereka, tetapi bukan berarti setiap gerakan yang dilakukan idol bisa disebut sebagai “rahasia tubuh ideal”.
Karina sendiri juga tidak pernah mengatakan bahwa ada satu menu tertentu yang menjadi kunci bentuk tubuhnya sekarang.
Justru informasi terbaru yang ia bagikan menunjukkan bahwa dirinya bisa menikmati makanan tanpa menjalani aturan seketat gambaran yang selama ini sering beredar di internet.
Hal ini juga menjadi alasan mengapa cerita lama tentang diet Karina perlu dilihat dengan konteks yang tepat. Pengalaman ekstrem yang ia ceritakan terjadi ketika masih menjadi trainee dan dilakukan karena tuntutan penimbangan saat itu.
Cara tersebut bukan rutinitas yang ia rekomendasikan untuk dilakukan orang lain.
Bahkan, penurunan berat badan yang sangat cepat tidak bisa disamakan dengan hilangnya lemak dalam jumlah yang sama. Perubahan angka timbangan dalam waktu singkat dapat dipengaruhi oleh cairan tubuh dan berbagai faktor lainnya.
Jadi, kalau sekarang Karina kembali disebut memiliki “body goals”, mungkin pertanyaan yang lebih menarik bukan sekadar “Karina makan apa?” atau “Karina olahraga berapa jam?”.
Yang lebih menarik adalah bagaimana rutinitasnya berubah.
Dari seorang trainee yang pernah melakukan cara ekstrem demi mengejar angka timbangan, Karina kini menggambarkan kehidupan aespa sebagai sesuatu yang tidak terlalu ketat dalam urusan makanan.
Perubahan tersebut menunjukkan bahwa perjalanan menjaga kondisi tubuh seorang idol tidak selalu sama dari tahun ke tahun.
Dan di balik penampilan Karina yang terlihat sempurna di atas panggung, ternyata ada perjalanan panjang yang tidak sesederhana foto yang muncul di media sosial.
Editor : Luthfiana SekarSumber : Berbagai Sumber