Ustaz Riza Muhammad Ditegur Istri dan Dihujat Netizen Gegara Busana Terbuka, Buka Suara di Pagi-Pagi Ambyar

Didi Agung Eko Purnomo • Dipublikasikan Jumat, 4 September 2026 | 18:54 WIB
Ustaz Riza Muhammad.
Ustaz Riza Muhammad.

SOLOBALAPAN, JAKARTA — Pendakwah Ustaz Riza Muhammad akhirnya buka suara menanggapi derasnya kritik dan komentar miring netizen yang menyoroti penampilannya mengenakan pakaian terbuka saat berolahraga angkat beban di pusat kebugaran (gym) pada Jumat (4/9/2026).

Saat hadir mendampingi sang istri, Indri Giana, dalam program televisi Pagi-Pagi Ambyar TransTV, sang dai meluruskan tudingan pamer bentuk tubuh dengan memaparkan pandangan fikih mengenai batasan aurat laki-laki.

Di sisi lain, sang istri secara jujur mengakui rasa kurang nyamannya terhadap busana olahraga sang suami yang kerap memperlihatkan area ketiak, kendati memahami tujuan Riza yang ingin mendokumentasikan progres pembentukan massa otot.

Pengakuan Jujur Indri Giana dan Analogi Konsep I'tiba Umrah

Dalam sesi perbincangan tersebut, Indri Giana secara terbuka menyampaikan pandangan pribadinya terkait kegemaran sang suami membagikan video latihan fisik di media sosial. Indri menuturkan bahwa dirinya sebenarnya lebih menyukai jika Riza memilih setelan olahraga yang lebih tertutup.

Namun, ia tidak menampik bahwa dalam dunia kebugaran fisik, seorang atlet atau penggiat angkat beban kerap membutuhkan pakaian terbuka tanpa lengan (singlet) demi memantau perkembangan otot secara visual.

Pengakuan Indri Giana di Pagi-Pagi Ambyar: "Kalau aku sebenarnya jujur saja kurang suka kalau pakai baju yang terlalu terbuka yang kelihatan bagian ketiaknya begitu. Cuma suami itu mungkin maksudnya mau melihat progres latihan, kan kalau ngegym memang seharusnya kelihatan."

Baca Juga: Profil Ustaz Syam El Marusy, Viral Nasihati Nathalie Holscher Jangan Terima Saweran Lagi hingga Sebut Janda Anak Satu

Menanggapi sorotan tersebut, Ustaz Riza mengaitkan pembiasaan memperlihatkan postur tubuh berotot dengan tradisi fiqih ibadah haji dan umrah, khususnya mengenai anjuran membuka bahu kanan (idhthiba' atau i'tiba) saat thawaf yang secara historis dimaksudkan untuk memperlihatkan kekuatan fisik kaum muslimin di hadapan musuh.

Argumen Ustaz Riza Muhammad Soal Fisik dan Aurat: "Ada satu hal yang mungkin belum dipahami luas. Kenapa ketika umrah ada konsep i'tiba, separuh bahumu harus ditunjukkan? I'tiba itu dilakukan sebagai bentuk menunjukkan kekuatan umat Islam pada masa itu. Laki-laki auratnya adalah pusar hingga lutut, dan ini pun ada perbedaan pendapat (khilafiah)."

Pandangan Batasan Aurat Laki-Laki dan Tudingan Sudut Pandang Netizen

Berdasarkan rujukan fikih yang ia pegang, Ustaz Riza menegaskan bahwa area dada hingga ke atas pusar tidak termasuk dalam kategori aurat yang diharamkan untuk terlihat bagi laki-laki.

Oleh sebab itu, ia menilai tidak ada kaidah syariat yang dilanggar ketika mengunggah konten olahraga dengan pakaian tanpa lengan di media sosial.

Ketika pembawa acara Ryan Ibram menyinggung kembali rasa ketidaknyamanan sang istri perihal pakaian yang terlalu terbuka hingga area ketiak, Riza berdalih bahwa dirinya tidak selalu mengenakan pakaian minim saat berlatih. Menurutnya, potongan video yang viral di jagat maya cenderung hanya menyorot momen tertentu secara selektif (cherry-picking) tanpa melihat unggahan lainnya yang berbusana rapi.

Pembelaan Ustaz Riza Muhammad: "Ya kadang saya tidak selalu pakai pakaian yang terbuka. Kadang pakai yang tertutup juga. Netizen saja yang sering mengambil dan memotong momen saat terbuka. Padahal banyak kok konten latihan yang masih sopan."

Tabel Pemetaan Fakta Klarifikasi Busana Gym Ustaz Riza Muhammad

Guna memberikan pemetaan informasi mengenai latar belakang isu, tanggapan pihak keluarga, landasan fikih yang digunakan, serta argumen pembelaan secara rapi, terstruktur, dan mudah dipahami, berikut adalah rangkuman datanya:

Parameter Informasi Detail Fakta & Poin Klarifikasi
Tokoh Terkait Ustaz Riza Muhammad dan Indri Giana (Istri)
Program Acara / Saluran Pagi-Pagi Ambyar, TransTV (Tayang Kamis, 3 September 2026)
Materi Kritik Publik Unggahan video di tempat gym dengan pakaian terbuka memperlihatkan tubuh
Sikap Sang Istri Kurang nyaman jika busana terlalu terbuka (memperlihatkan ketiak), namun paham progres otot
Landasan Fikih Aurat Berpegang pada pandangan bahwa aurat laki-laki adalah pusar hingga lutut
Status Area Dada Menilai bagian dada hingga bahu tidak termasuk batasan aurat pria
Analogi Fikih yang Diangkat Konsep sunnah i'tiba' (membuka bahu kanan) saat umrah sebagai simbol kekuatan fisik
Pembelaan Seleksi Busana Mengklaim kerap memakai pakaian olahraga tertutup; menuding netizen sengaja menyorot busana terbuka
Tujuan Unggahan Latihan Memantau perkembangan (tracking progress) bentuk fisik dan massa otot

Klarifikasi yang disampaikan Ustaz Riza Muhammad dan sang istri memberikan gambaran mengenai perbedaan sudut pandang antara norma kepantasan sosial publik figur keagamaan dan interpretasi fikih praktis dalam aktivitas kebugaran modern.

(did)

Editor : Didi Agung Eko Purnomo
Ustaz Riza Muhammad Pagi-Pagi Ambyar istri