SOLOBALAPAN.COM - Ayu Ting Ting selama ini begitu lekat dengan Kota Depok. Nama pedangdut tersebut seolah sudah menjadi bagian dari identitas kota yang berada di Jawa Barat itu. Karena itu, kabar Ayu kini lebih sering tinggal di Jakarta Selatan langsung mendapat perhatian warganet.
Ayu disebut pindah ke Jakarta Selatan bersama putrinya, Bilqis Khumairah Razak. Kepindahan tersebut berkaitan dengan sekolah Bilqis yang kini berada di kawasan Bintaro. Dengan tinggal di Jakarta Selatan, aktivitas Ayu dan Bilqis diharapkan menjadi lebih mudah, terutama untuk urusan sekolah dan mobilitas sehari-hari.
Namun, kabar tersebut justru menjadi bahan candaan tersendiri bagi warganet. Pasalnya, Ayu selama ini sudah begitu identik dengan Depok. Bahkan, kepindahannya seolah dianggap sebagai sebuah kehilangan besar bagi kota tersebut.
Baca Juga: Hyundai Ioniq 5 Aa Juju Bermasalah, Dari Fast Charging Hingga Parkir Paralel
Di media sosial, muncul berbagai komentar yang menggambarkan Ayu seperti seorang penguasa yang baru saja meninggalkan wilayah kekuasaannya.
“Wah, udah ga jadi The Dutchess of Sukmajaya lagi dong,” tulis seorang warganet.
Ada pula yang membuat candaan seolah-olah Depok sedang menghadapi situasi darurat setelah salah satu sosok yang paling dikenal dari kota tersebut memilih pindah.
“Pray for Depok, Ayu Ting-Ting pindah ke Jaksel guys,” tulis warganet lainnya.
Komentar lain bahkan sudah memikirkan siapa yang akan mengambil alih “tahta” Ayu setelah sang pedangdut pindah.
Baca Juga: Nama El Rumi Dikaitkan Kasus EJR hingga Merasa Terganggu, Kuasa Hukum Ingatkan Modus Pemerasan
“Siapakah yg akan menjadi the next Queen of Depok?” tulis seorang warganet.
Candaan tersebut kemudian semakin berkembang. Bahkan, muncul sebuah video bernuansa sedih yang menggambarkan kepindahan Ayu seolah-olah menjadi momen perpisahan besar. Nuansa videonya dibuat dramatis, tetapi tetap dalam konteks bercanda, seakan-akan warga Depok harus merelakan sang “ratu” meninggalkan wilayah mereka.
Video tersebut pun sampai menarik perhatian Ayu. Sang pedangdut ikut menanggapi unggahan itu melalui media sosial dengan komentar yang justru semakin menguatkan candaan mengenai dirinya dan Depok.
“Ya Allah ngapa sih elu, kan gw weekend di Depok,” tulis Ayu.
Baca Juga: Bukan Sekadar Pewarna Alami, Ini Khasiat Buah Bit Untuk Hidup Lebih Sehat
Respons tersebut membuat suasana semakin lucu. Alih-alih membantah anggapan bahwa dirinya sudah meninggalkan Depok, Ayu justru menjelaskan bahwa dirinya tetap akan berada di Depok pada akhir pekan.
Dengan kata lain, kepindahan Ayu ke Jakarta Selatan bukan berarti hubungan sang pedangdut dengan Depok benar-benar berakhir. Ayu hanya lebih sering berada di Jakarta Selatan untuk menyesuaikan diri dengan kebutuhan sekolah Bilqis.
Pemberitaan mengenai kepindahan tersebut juga menyebut bahwa orang tua Ayu masih tinggal di Depok. Artinya, Ayu tetap memiliki alasan untuk kembali ke kota tersebut meski kini dirinya dan Bilqis memiliki aktivitas yang lebih banyak di Jakarta Selatan
Baca Juga: Siapa Inisial P dan DM Pelapor Ruben Onsu? Polisi Ungkap Identitas Diduga Korban Penipuan Investasi.
Hal inilah yang kemudian membuat candaan “Depok kehilangan Ayu” terasa semakin menarik. Warganet seolah sudah telanjur menganggap Ayu bukan sekadar warga Depok, tetapi juga salah satu figur yang sangat melekat dengan kota tersebut.
Bahkan, munculnya istilah “The Dutchess of Sukmajaya” dan “Queen of Depok” menunjukkan bagaimana warganet menciptakan identitas tersendiri untuk Ayu. Julukan tersebut tentu bukan gelar resmi, melainkan bentuk humor di media sosial karena sosok Ayu begitu sering dikaitkan dengan Depok.
Kepindahan Ayu ke Jakarta Selatan akhirnya bukan cuma soal perpindahan tempat tinggal. Bagi warganet, momen tersebut justru menjadi kesempatan untuk membuat lelucon mengenai “berakhirnya” era Ayu sebagai salah satu ikon Depok.
Baca Juga: Video CCTV Bule dan 2 Wanita Pelaku Asusila di Canggu Bikin Heboh, Terekam Ada Transaksi Uang
Meski begitu, Ayu sendiri sudah memberi sinyal bahwa dirinya belum benar-benar meninggalkan Depok. Ia masih akan pulang pada akhir pekan, sehingga warga Depok tampaknya belum perlu terlalu khawatir kehilangan “ratu” mereka.
Sementara itu, Ayu kini harus membagi waktunya antara Jakarta Selatan dan Depok. Jika hari-hari sekolah Bilqis membuatnya lebih dekat dengan Jaksel, akhir pekan tampaknya masih menjadi waktu bagi Ayu untuk kembali ke Depok.
Jadi, untuk sementara, tahta Queen of Depok masih belum benar-benar kosong. Sebab sang “ratu” sendiri sudah memastikan: akhir pekan, dirinya masih akan kembali menemui “rakyatnya” di Depok. (Rastri Rafiarum)
Editor : Kabun Triyatno