SOLOBALAPAN, HIBURAN — Panggung komedi tanah air kembali diselimuti awan duka yang mendalam.
Komedian sekaligus aktor senior Simson Rarameha Ngadang, atau yang lebih populer dikenal dengan nama panggung Temon Templar, dilaporkan meninggal dunia pada Minggu (12/7/2026) pagi pukul 08.42 WIB.
Pria yang mengembuskan napas terakhirnya di usia 59 tahun ini dilaporkan berpulang akibat serangan jantung.
Kepergian sang seniman multitalenta ini menyisakan kesedihan mendalam bagi dunia hiburan Indonesia yang telah dihiburnya selama lebih dari tiga dekade.
Perjalanan Karier: Dari Penyiar Radio SK hingga Bintang Sitkom Legendaris
Temon mengawali kiprahnya di industri hiburan bukan dari layar kaca, melainkan dari bilik siaran radio.
Pada tahun 1992, ia resmi memulai kariernya sebagai penyiar di Radio SK. Pengalaman mengolah vokal dan melontarkan lelucon spontan di radio menjadi fondasi kuat bagi karakter komedinya.
Nama Temon benar-benar meroket dan dikenal luas oleh masyarakat Indonesia pada tahun 2008.
Kala itu, ia berduet dengan Abdel Achrian dalam serial komedi bertajuk Abdel dan Temon Bukan Superstar bersama Abdel Achrian.
Kemistri unik keduanya sukses mencuri perhatian pemirsa televisi lintas generasi.
Tak puas hanya berakting, Temon juga sempat melebarkan sayap ke dunia tarik suara pada tahun 2014 dengan merilis singel unik bergenre dansa berjudul "Raja Disko".
Tabel Profil, Latar Belakang Pendidikan, dan Rekam Jejak Temon Templar
Guna memetakan riwayat perjalanan hidup, latar belakang akademis, serta karier almarhum secara rapi dan informatif, berikut adalah rangkuman datanya:
| Komponen Profil | Rincian Informasi Resmi | Catatan Historis & Fakta Lapangan |
| Nama Asli / Panggung | Simson Rarameha Ngadang / Temon Templar | Lahir di Jakarta; wafat pada usia 59 tahun (12 Juli 2026). |
| Penyebab Wafat | Serangan Jantung | Mengembuskan napas terakhir pada pukul 08.42 WIB. |
| Asal Sekolah Menengah | SMA Negeri 3 Jakarta (Lulus 1985) | Salah satu sekolah favorit dan bergengsi di Jakarta. |
| Pendidikan Tinggi | S1 Fakultas Psikologi Universitas Indonesia (UI) | Masuk tahun 1985 melalui jalur prestasi PMDK. |
| Durasi & Gelar Kuliah | Tempuh studi 9 tahun (Lulus 1995) | Sempat terkendala penulisan skripsi sebelum meraih gelar Sarjana Psikologi. |
| Karier Non-Hiburan | Praktisi HRD (Human Resources Development) | Pernah memanfaatkan ilmu akademisnya untuk berpraktik di rumah sakit jiwa. |
| Diskografi Ikonik | Singel "Raja Disko" (2014) | Dilengkapi dengan perilisan Official Music Video. |
Sisi Kehidupan Pribadi dan Riwayat Keluarga
Di luar penampilannya yang selalu jenaka di depan kamera, Temon memiliki catatan kehidupan personal yang cukup dinamis. Ia diketahui telah menempuh perjalanan pernikahan sebanyak enam kali sepanjang hidupnya.
Pernikahan pertamanya membawa momentum besar spiritual bagi dirinya, di mana Temon yang awalnya non-muslim memutuskan untuk memeluk agama Islam (mualaf).
Dari riwayat pernikahan tersebut, istri pertamanya dilaporkan telah meninggal dunia. Ia kemudian resmi bercerai dengan istri kedua, serta mengalami pisah ranjang dengan istri ketiga.
Sementara itu, pernikahan keempat hingga keenamnya tercatat berstatus sebagai pernikahan siri.
Catatan Keluarga Mendiang: Per tahun 2024, Temon tercatat hanya memiliki satu orang istri yang mendampinginya. Dari seluruh rangkaian perjalanan rumah tangga tersebut, sang komedian senior ini dikaruniai sembilan orang anak.
Kini, sang psikolog yang memilih jalur komedi ini telah berpulang ke pangkuan Sang Pencipta.
Segala kontribusi, tawa, dan karya sinematik yang telah ia torehkan akan tetap abadi dikenang oleh masyarakat pecinta komedi di Indonesia. Selamat jalan, Temon Templar.
(did)
Editor : Didi Agung Eko Purnomo